Dana PIP Siswa di Sikka Raib dari Rekening, BRI Cabang Maumere Janji Selesaikan Secepatnya

Destrawan belum bisa memastikan siapa yang menarik uang dari rekening para siswa penerima PIP. Untuk itu, ia berkoordinasi dengan pihak BRI pusat.

Maumere, Ekorantt.com – Dana beasiswa Program Indonesia Pintar (PIP) untuk 29 Siswa Sekolah Dasar Inpres (SDI) Iligetang, Kecamatan Alok Timur, Kabupaten Sikka, raib dari rekening siswa setelah dilakukan pencairan.

Salah satu orang tua siswa yang menerima PIP, Yohanes Paulus mengetahui raibnya uang beasiswa anaknya ketika meminta Bank BRI Unit Beru selaku pihak penyalur beasiswa mencetak rekening koran beberapa waktu lalu.

Dari rekening koran itu, kata Paulus, uang sejumlah Rp225.000 masuk ke rekening anaknya pada 7 Maret 2024. Pada tanggal yang sama, uang tersebut keluar dari rekening, tanpa tahu siapa yang mengambilnya.

“Kami tidak tahu siapa yang tarik kembali itu uang,” kata PY kepada wartawan pada Rabu, 12 Juni 2024.

iklan

Urusan Bertele-tele

Pada 18 Maret 2024, pihak SDI Iligetang meminta orangtua siswa penerima beasiswa PIP ke sekolah untuk mengambil buku bank sekaligus mengecek di BRI Unit Beru, “apakah dana PIP sudah masuk apa belum.”

Saat itu, Paulus bergegas menuju Bank BRI Beru membawa serta berkas-berkas. Setiba di bank, ia diminta untuk membuat kartu Anjungan Tunai Mandiri (ATM) supaya tidak antre.

Paulus kemudian mengecek saldo. Ternyata “saldo kosong.” Ia balik lagi ke pegawai bank untuk menanyakan masalah itu. Pegawai bank kemudian memintanya menunggu satu jam.

“Setelah menunggu satu jam, saya pergi ngecek lagi ternyata masih kosong. Pegawai bank minta saya pulang dulu. Nanti datang lagi kan ada ATM bisa tiap hari ngecek,” ujarnya.

Sebelumnya, pada 27 Januari 2024, dia mendapat informasi dari pihak sekolah bahwa kedua anaknya masuk sebagai penerima bantuan dana PIP.

Pihak sekolah memintanya untuk menyiapkan berkas-berkas berupa Kartu Keluarga (KK), Kartu Tanda Penduduk (KTP), dan rapor anak. Sebab, pada 29 Januari 2024 harus sudah terkumpul di bank.

“Kita mengira dari tanggal 1 Februari 2024 itu buku bank BRI sudah ada. Ternyata kami menunggu sampai dengan 18 Maret 2024 baru kita dipanggil ke sekolah untuk ambil buku bank,” tambah dia.

Sebulan kemudian, Paulus ke Bank BRI meminta kejelasan terkait dana PIP, namun belum juga cair. Ia sudah bolak balik, tetapi tidak ada kejelasan.

Pihak BRI Beru menyarankan Paulus dan Sumarni, salah satu orangtua siswa SDI Iligetang, ke BRI Kewapante bertemu Edo yang katanya adalah pimpinan BRI.

Ternyata Edo bukan pimpinan, hanya pegawai di bagian input data.

“Dari situ dia (pak Edo) omong juga katanya ibu tenang saja. Tidak usah panik, dana itu ada. Tidak akan ditarik dana itu. Mungkin Desember paling lama.  Jadi ibu tenang, dan ibu tidak usah khawatir katanya dana tidak mungkin hilang,” kata Paulus meniru ucapan Edo.

Setelah itu, ia dan Sumarni pergi ke kantor BRI Cabang Maumere untuk bertemu pimpinan BRI dan menanyakan kejelasan dana PIP yang belum cair.

“Namun bukan pimpinannya yang bertemu kami. Tapi manajernya, Ibu Voni. Itu pun hampir satu jam baru bisa bertemu kami.”

“Saat itu juga ibu Voni hanya menyampaikan kepada kami, katanya mereka masih konsolidasi,” tuturnya.

Setelah beberapa waktu, ia kembali ke BRI Unit Beru untuk mencetak buku rekening. Ternyata saldo masih kosong.

Sumarni juga mengalami hal yang sama. Setelah melewati urusan yang bertele-tele, ia mendapati uang beasiswa anaknya raib dari rekening bank.

“Setelah dapat informasi, saya langsung berkoordinasi dengan pihak sekolah dan pihak bank. Bahkan kami hampir setiap hari bolak balik sekolah ke bank,” ujarnya.

Bukan Sekolah yang Mengambil

Kepala Sekolah SDI Iligetang, Simporosa Suriname mengatakan pengambilan dana beasiswa para muridnya dilakukan oleh orang tua. Pihak sekolah tidak pernah menerima uang sepeser pun dari dana PIP.

“Satu rupiah pun saya tidak pernah ambil. Bantuan dana PIP itu diperuntukkan untuk para siswa-siswi yang berhak menerimanya,” ujar Simpo, sapaannya.

Simpo membenarkan, sebanyak 29 siswa SDI Iligetang menerima bantuan dana PIP. Tapi, ia tidak tahu “apakah dana itu sudah masuk atau belum di rekening mereka masing-masing.”

BRI Akan Ganti, Tanpa Penjelasan

Pimpinan BRI Cabang Maumere, Nyoman Slamet Destrawan berjanji akan menyelesaikan persoalan ini secepatnya.

“Paling lambat tanggal 14 Juni 2024 akan digantikan,” kata Destrawan kepada wartawan, Kamis, 13 Juni 2024.

Destrawan belum bisa memastikan siapa yang menarik uang dari rekening para siswa penerima PIP. Untuk itu, ia berkoordinasi dengan pihak BRI pusat.

“Soal itu saya sudah klarifikasi kemarin dengan orangtua siswa,” ujarnya.

“Kita urus satu-satu dulu ya,” ucapnya sambil bergegas pergi meninggalkan para wartawan.

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
TERKINI
BACA JUGA