Maumere, Ekorantt.com– Fransiska Irmayati Subu saat ini menjabat sebagai Deputi Operasional Koperasi kredit (Kopdit) Pintu Air. Jabatan ini diemban Irma setelah menapaki perjalanan panjang dari karyawan biasa pada Juni 2006.
Sudah 19 tahun lamanya, Irma menjadi bagian dari Kopdit Pintu Air. Sebelumnya, ia sempat bekerja di lembaga swasta lain.
“Saya masuk dengan nomor karyawan delapan, baru delapan orang karyawan saat itu,” aku Irma dikutip dari YouTube UMK Auvi.
Ia berkisah, ada banyak pengalaman yang diperolehnya dalam perjalanan bersama Kopdit Pintu Air.
Satu hal yang berkesan, kata dia, saat awal masuk menjadi karyawan ia bersama teman-temannya harus berjibaku melawati jalan rusak ke daerah pelosok untuk memberikan sosialisasi kepada calon anggota.
“Kami bahkan menggunakan truk kayu. Kesulitan itu ditebus dengan bertemu dengan banyak orang,” kata Irma.
Saat turun ke lapangan, lanjut dia, tak semua peserta sosialisasi bisa menerima dan langsung bergabung menjadi anggota koperasi.
“Tetapi kita masih berkeyakinan bulan depan kita akan berkunjung lagi. Kita ulang-ulang meski jalannya rusak,” ujarnya.
Irma berkata, menjadi karyawan lapangan tentu saja harus sering mengunjungi dan menyentuh hati anggota. Hal ini penting agar mereka siap menerima dan mau bergabung dengan Kopdit Pintu Air.
“Teman-teman di lapangan itu harus intens mengunjungi anggota. Bahkan pengalaman saya sampai tiga empat kali sosialisasi,” tandasnya.
Meski sempat menemukan kesulitan, namun Irma mengaku saat itu mereka terbantu dengan membangun komunikasi dengan tokoh masyarakat.
Sebelum turun sosialisasi mereka melakukan pendekatan dengan tokoh masyarakat terlebih dahulu.
Pendekatan itu akan memudahkan karyawan dalam memberikan pemahaman dan arahan sehingga masyarakat bisa tergerak hatinya bergabung menjadi anggota Kopdit Pintu Air.
“Selama saya turun ke lapangan saya diterima dengan baik. Saya sama sekali tidak pernah ditolak karena perbedaan latar belakang,” kata Irma.
Irma menilai sambutan dari masyarakat merupakan “gaji batin” baginya. Antusiasme masyarakat memiliki kepuasan tersendiri, bukan hanya soal uang.
Sebagai Deputi Operasional yang membawahi Divisi Sumber Daya Manusia (SDM), Irma mengaku ke depan akan fokus pada pelayanan yang lebih baik dan maksimal untuk anggota.
“Ke depan harapan saya harus bisa memberdayakan tim, menyiapkan tenaga lapangan yang profesional dan kompeten agar memberikan pelayanan maksimal kepada anggota,” pungkasnya.
Untuk mengarahkan karyawan lapangan, menurut Irma, harus membangun hubungan emosional yang intim dengan mereka.
“Lebih baik kita membangun hubungan kekeluargaan. Karena dasar koperasi adalah kekeluargaan dan gotong royong,” jelas dia.
Ia menambahkan, di Kopdit Pintu Air sejauh ini ada biaya untuk melanjutkan pendidikan bagi karyawan yang memenuhi kriteria.
“Kriterianya seperti perhitungan masa kerja, menempati jabatan fungsional, memiliki integritas tinggi. Hal ini untuk meningkatkan kualitas bagi karyawan Pintu Air,” kata Irma.
