Maumere, Ekorantt.com – Koperasi kredit (Kopdit) Pintu Air menyatakan, pengelolaan keuangan yang efektif dan terarah tentu saja membantu anggota agar tetap stabil hingga akhir bulan.
Hal ini tentu saja penting di tengah kebiasaan sebagian masyarakat yang kerap mengalami kesulitan keuangan menjelang penutupan bulan.
“Jadi bukan cuma awal bulan yang aman, tapi sampai akhir bulan juga tetap on track. Tunggu apalagi? Yuk, join anggota di KSP Kopdit Pintu Air sekarang juga!” ajak Kopdit Pintu Air.
Kopdit Pintu Air merupakan salah satu koperasi terbesar di Indonesia.
Hingga kini koperasi yang berbasis di Maumere, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur itu memiliki aset sebesar Rp2,58 triliun.
Koperasi ini juga tercatat sudah memiliki anggota 483.321 orang yang tersebar di 78 Kantor Cabang dan Kantor Cabang Pembantu (KCP).
Kopdit Pintu Air mengklaim hadir dengan jaringan luas dan pengelolaan keuangan yang bertanggung jawab.
Sementara itu, Pastor Oktovianus Naif menegaskan, Kopdit Pintu Air bukan hanya lembaga keuangan, tetapi ruang pengharapan bagi orang-orang yang putus asa.
Prinsip dasar koperasi adalah menyelamatkan, sehingga setiap pengurus dan manajemen dipanggil untuk menjawab semangat “inilah aku, utuslah aku” dengan menjadi pelayan kebersamaan.
Tema Natal “Inilah Aku, Utuslah Aku” dimaknai sebagai panggilan perutusan yang harus dihidupi secara nyata oleh seluruh pengurus dan manajemen koperasi.
“Perutusan itu diwujudkan melalui pelayanan yang tulus, sikap empati, dan komitmen untuk terus berpihak kepada anggota,” kata Pastor Oktavianus
saat emimpin misa perayaan Natal dan Tahun Bersama Kopdit Pintu Air di Aula Biara Frateran Bunda Hati Kudus, Kota Kupang pada Jumat, 9 Januari 2026.
Ia juga mendorong Kopdit Pintu Air untuk terus belajar, bertransformasi, dan berkembang mengikuti tantangan zaman.
Sebab, lanjut dia, manusia boleh berganti, namun koperasi diharapkan tetap hidup dan bertahan hingga ribuan tahun.
“Untuk itu, seluruh elemen koperasi harus siap diutus dan konsisten membawa kesejukan bagi semua anggota demi keberlanjutan dan masa depan bersama,” tandasnya.
