Kosmas Ally Buktikan Difabel Bukan Objek Belas Kasihan lewat Usaha Mebel Inklusif

Lewoleba, Ekorantt.com – Kosmas Andreas Ally memang penyandang disabilitas. Namun, keterbatasan fisiknya tak lantas menghalangi Kosmas untuk bangkit mandiri secara ekonomi.

Dengan semangat pantang menyerah, pria asal Desa Labalimut Boto, Kecamatan Nagawutun, Kabupaten Lembata itu berkolaborasi dengan Kopdit Pintu Air
membuka usaha kerajinan mebel bambu dan rotan dari tahun 2025.

Kosmas difabel dengan kaki yang pincang sukses mengembangkan usahanya di bidang ekonomi kreatif.

Ia mengandalkan keterampilan dan kreativitasnya membuat beragam kursi dan meja dari bambu dan rotan.

Meski dihadapkan pada keterbatasan modal, fasilitas dan stigma sosial, namun Kosmas tetap konsisten mengembangkan usahanya secara bertahap.

“Keterbatasan bukan alasan untuk berhenti bermimpi. Justru dari situlah saya belajar berjuang lebih keras,” ungkapnya pada Senin, 26 Januari 2026.

Kosmas Andreas Ally ketika ditemui di tempat usahanya (Foto: Bernad Bungaona)

Dalam perjalanannya, dukungan keluarga, komunitas, serta pemanfaatan media sosial dan platform digital turut membantu pemasaran produk.

Perlahan, usahanya mulai dikenal dan mendapat kepercayaan konsumen dari berbagai daerah.

Kosmas merasa terbantu dengan modal usaha dari Kopdit Pintu Air. Usanya tak hanya berorientasi pada keuntungan, tetapi juga membawa dampak sosial.

Kosmas membuka ruang kolaborasi bagi sesama difabel, menciptakan lingkungan kerja yang inklusif, serta mendorong kemandirian ekonomi kelompok rentan.

“Semoga Pintu Air menjadi jembatan untuk memperkenalkan produk usaha saya,” harap Kosmas.

Ia menilai usaha ini sebagai bukti bahwa kaum disabilitas bukan objek belas kasihan, melainkan subjek pembangunan yang memiliki potensi besar jika diberi kesempatan dan akses yang setara.

Kosmas berharap inklusivitas bukan sekadar wacana, tetapi kebutuhan nyata. Dengan dukungan kebijakan, pelatihan, dan akses permodalan, ekonomi kreatif berbasis inklusi diyakini mampu menjadi motor penggerak kesejahteraan bersama.

Jurnalis warga: Bernad Bungaona

BANYAK DIBACA

Kopdit Pintu Air Tawarkan Beragam Keuntungan bagi Anggota

Maumere, Ekorantt.com- Berawal dari 50 orang yang berkumpul karena...

Kopdit Sangosay Bangun Ekonomi Anggota Melalui Pemberdayaan

Bajawa, Ekorantt.com - Resmi berdiri 28 Mei 1983, Koperasi Kredit...

Koperasi Asia Dinasty Sejahtera Lebarkan Pelayanan di Flores Lembata

Ende, Ekorantt.com - Koperasi Asia Dinasty Sejahtera melebarkan sayap pelayanannya ke...

Layanan Simpanan Non Saham dari KSP Kopdit Pintu Air yang Wajib Anda Ketahui

Maumere, Ekorantt.com - Hadir sebagai koperasi yang mengusung tagline...

Pintu Air Duduki Peringkat Pertama Koperasi Kredit Tingkat Nasional

Maumere, Ekorantt.com - Induk Koperasi kredit (Inkopdit) kembali merilis...

Kopdit Sangosay Beri Kelunakan untuk Anggota Terdampak Covid-19

Bajawa, Ekorantt.com - Koperasi Kredit (Kopdit) Sangosay mengeluarkan kebijakan relaksasi angsuran...

Aset KSP Kopdit Pintu Air Capai Rp2,4 Triliun Per 31 Desember 2024

Sejauh ini, anggota Kopdit Pintu Air tersebar di seluruh Indonesia yang terdiri dari 59 kantor cabang  dan 15 kantor cabang pembantu (KCP)

Nasi Ayam Geprek di Warung Baku Dapa Jadi Rebutan Mahasiswa Unipa

Maumere, Ekorntt.com – Universitas Nusa Nipa (Unipa) menyediakan fasilitas...

Gubernur Viktor Laiskodat Berkunjung ke Rumah Produksi Garam Milik Pintu Air

Maumere, Ekorantt.com - Dalam kunjungan kerjanya ke Kabupaten Sikka,...

Ayo Nikmati Kuliner Babi di Depot Nabbas Ketong Pung Ruteng

Ruteng, Ekorantt.com - Sejumlah karyawan tengah sibuk menyiapkan makanan...

BACA JUGA

ARTIKEL EKORANTT LAINNYA