Tenaga Ahli KSP Ajak Kader PMKRI Bergerak Bangun Ekonomi Kerakyatan lewat Credit Union

Jakarta, Ekorantt.com – Tenaga Ahli Kantor Staf Presiden (KSP), Christopher Nugroho meminta kader dan alumni Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) untuk memulai menyentuh realitas ekonomi rakyat.

“Kita punya tanggung jawab moral untuk menggerakkan ekonomi kerakyatan,” katanya dalam Sharing Session (I) bertajuk “Peran Credit Union (CU) dalam Mewujudkan Kesejahteraan Bersama” yang berlangsung di GuYoNan Cafe, Kebayoran Lama pada Jumat, 23 Januari 2026 malam.

Melalui wadah itu, ia mengharapkan agar membedah nilai-nilai perhimpunan yang diterjemahkan menjadi aksi nyata bagi kemandirian finansial.

Hadir sebagai narasumber utama kegiatan itu Emanuel Migo, Ketua KSP Kopdit Pintu Air (CUPA) KCP Kampung Sawah.

Migo membagikan pengalaman inspiratifnya dalam mengelola lembaga keuangan berbasis solidaritas.

Migo mengawali paparannya dengan membedah akar ideologi CU yang berlandaskan pemikiran tokoh dunia seperti Robert Owen dan F.W. Raiffeisen, hingga prinsip Rerum Novarum dari Paus Leo XIII mengenai martabat pekerja dan opsi prioritas bagi kaum miskin.

Dalam perspektif Ajaran Sosial Gereja (ASG), Migo menekankan bahwa CU adalah jembatan menuju ekonomi yang lebih manusiawi dibanding kapitalisme yang bertumpu pada profit atau sosialisme yang bertumpu pada kontrol negara.

Bagi Migo, CU bukan sekadar tempat simpan-pinjam, tetapi juga sebagai alat perjuangan.

“Di Kopdit Pintu Air, kami membuktikan bahwa dengan asas gotong royong, kita bisa membangun aset triliunan rupiah secara nasional tanpa kehilangan jati diri sebagai lembaga sosial,” kata lulusan Magister Hubungan Internasional itu.

Kegiatan ini diselenggarakan berkat kolaborasi antara alumni dan DPC PMKRI Jakarta Barat.

Ketua DPC PMKRI Jakarta Barat, Ruben Nabu mengemukakan bahwa acara ini memberikan inspirasi sekaligus ruang latihan berorganisasi bagi kader aktif yang terlibat dalam kepanitiaan.

Menariknya, pada akhir kegiatan, panitia menyerahkan sebuah pohon kepada narasumber sebagai tanda ucapan terima kasih.

Penyerahan pohon ini merupakan wujud dukungan PMKRI Jakarta Barat terhadap Arah Dasar (Ardas) Keuskupan Agung Jakarta (KAJ) Tahun 2026 yang bertema ‘Keutuhan Alam Ciptaan’.

“Melalui simbolisme pohon ini, kita diingatkan untuk tidak hanya peduli pada ekonomi, tetapi juga pada ekologi. Kita semua diajak untuk terlibat aktif dalam merawat bumi sebagai rumah kita bersama demi menjaga Keutuhan Alam Ciptaan,”  kata Ruben.

BANYAK DIBACA

Kopdit Pintu Air Tawarkan Beragam Keuntungan bagi Anggota

Maumere, Ekorantt.com- Berawal dari 50 orang yang berkumpul karena...

Kopdit Sangosay Bangun Ekonomi Anggota Melalui Pemberdayaan

Bajawa, Ekorantt.com - Resmi berdiri 28 Mei 1983, Koperasi Kredit...

Koperasi Asia Dinasty Sejahtera Lebarkan Pelayanan di Flores Lembata

Ende, Ekorantt.com - Koperasi Asia Dinasty Sejahtera melebarkan sayap pelayanannya ke...

Layanan Simpanan Non Saham dari KSP Kopdit Pintu Air yang Wajib Anda Ketahui

Maumere, Ekorantt.com - Hadir sebagai koperasi yang mengusung tagline...

Pintu Air Duduki Peringkat Pertama Koperasi Kredit Tingkat Nasional

Maumere, Ekorantt.com - Induk Koperasi kredit (Inkopdit) kembali merilis...

Kopdit Sangosay Beri Kelunakan untuk Anggota Terdampak Covid-19

Bajawa, Ekorantt.com - Koperasi Kredit (Kopdit) Sangosay mengeluarkan kebijakan relaksasi angsuran...

Aset KSP Kopdit Pintu Air Capai Rp2,4 Triliun Per 31 Desember 2024

Sejauh ini, anggota Kopdit Pintu Air tersebar di seluruh Indonesia yang terdiri dari 59 kantor cabang  dan 15 kantor cabang pembantu (KCP)

Nasi Ayam Geprek di Warung Baku Dapa Jadi Rebutan Mahasiswa Unipa

Maumere, Ekorntt.com – Universitas Nusa Nipa (Unipa) menyediakan fasilitas...

Gubernur Viktor Laiskodat Berkunjung ke Rumah Produksi Garam Milik Pintu Air

Maumere, Ekorantt.com - Dalam kunjungan kerjanya ke Kabupaten Sikka,...

Ayo Nikmati Kuliner Babi di Depot Nabbas Ketong Pung Ruteng

Ruteng, Ekorantt.com - Sejumlah karyawan tengah sibuk menyiapkan makanan...

BACA JUGA

ARTIKEL EKORANTT LAINNYA