Maumere, Ekorantt.com – Manajer Kopdit Pintu Air Cabang Lokaria, Anastasia Andriyani mengatakan, dalam menjalankan tugas timnya menerapkan empat pilar berbasis kekeluargaan.
Keempat pilar tersebut antara lain; kesejahteraan anggota, kualitas pelayanan, kepercayaan dan kepuasan anggota, serta partisipasi dan keterlibatan anggota.
Anastasia berkata, dalam pelayanan pihaknya mengikuti pesan Ketua Pengurus Kopdit Pintu Air, Yakobus Jano, yakni melayani secara kekeluargaan.
“Prinsip kami adalah, yang luka dibalut, yang hilang dicari, dan yang tersesat dibawa pulang. Bagi kami, anggota adalah pemilik lembaga,” ujar Anastasia dikutip NTT Post pada Selasa, 3 Februari 2026.
Ia menambahkan, timnya terutama para Account Officer (AO) terus melakukan edukasi dan jemput bola atau jempola.
Untuk anggota yang sudah lama tidak aktif atau merasa enggan kembali ke kantor, staf khusus akan melakukan kunjungan langsung guna mendorong kembali partisipasi mereka.
Terkait kewajiban pinjaman, Anastasia menegaskan pentingnya komunikasi dua arah antara anggota dan lembaga.
Tanggung jawab memang berada di tangan anggota, namun lembaga juga memiliki kewajiban untuk mengingatkan melalui kunjungan atau sambungan telepon.
Ia mengingatkan agar anggota tidak lalai, karena ketidakdisiplinan dalam memenuhi kewajiban dapat berdampak pada hilangnya hak-hak mereka sebagai anggota di kemudian hari.
Hingga Desember 2025, tercatat jumlah anggota telah mencapai 5.249 orang dengan total aset sebesar Rp132 miliar.
Kopdit Pintu Air Cabang Lokaria yang berlokasi di Desa Langir, Kecamatan Kangae, Kabupaten Sikka, diresmikan mantan Wakil Bupati Sikka, Romanus Woga pada Senin, 19 September 2022 lalu.
Kala itu, Romanus menggarisbawahi tiga hal penting yakni kesabaran, ketulusan, dan rasa syukur.
“Ketiga hal ini adalah mutiara kehidupan kita. Ketika kita menjalankan ketiga hal ini, kita akan menikmati anugerah Tuhan yang tak henti kita petik dan tak habis kita panen,” kata Romanus.
“53 cabang dengan 300-an ribu anggota. Ini semua adalah anugerah Tuhan dan harus disyukuri. Kita bersyukur atas semua hal yang didapatkan, entah sukses atau gagal,” imbuh dia.
Romanus pun meminta pengelola Kopdit Pintu Air untuk memiliki komitmen, kerendahan hati, dan kejujuran dalam melayani anggota.
