Maumere, Ekorantt.com – Koperasi kredit (Kopdit) Pintu Air menyatakan, koperasi bukan hanya simpan pinjam tapi tumbuh bersama anggota.
Kopdit Pintu Air mengklaim setiap rupiah yang disimpan di koperasi ini akan menjadi langkah pasti menuju impian masa depan para anggotanya.
“Manifesting aja nggak cukup, kalau nggak dibarengi aksi nyata!” tulis Kopdit Pintu Air lewat akun media sosial mereka.
Manifesting sendiri adalah proses mental dan spiritual untuk mewujudkan keinginan atau impian menjadi kenyataan dengan memanfaatkan kekuatan pikiran, keyakinan, energi positif, serta tindakan nyata.
Artinya, manifesting bukan sekadar berharap, tapi menggabungkan niat, keyakinan, dan aksi.
“Siapa nih yang punya dream board pengen punya rumah, mobil, atau motor impian tapi bingung mulai dari mana?” tulis Kopdit Pintu Air.
“Jangan cuma jadi angan-angan, yuk mulai konsisten bangun masa depan bareng KSP Kopdit Pintu Air.”
Hingga kini koperasi yang berbasis di Maumere, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur itu memiliki aset sebesar Rp2,58 triliun.
Koperasi ini juga tercatat sudah memiliki anggota 483.321 orang yang tersebar di 78 Kantor Cabang dan Kantor Cabang Pembantu (KCP).
Kopdit Pintu Air mengklaim hadir dengan jaringan luas dan pengelolaan keuangan yang bertanggung jawab.
“Kalau udah ada ratusan ribu orang yang percaya dan join, kamu kapan?” tulis Kopdit Pintu Air lewat akun Facebook mereka.
Koperasi ini telah melengkapi layanan dengan sistem digital. Melalui aplikasi resmi dan layanan seperti Sikopdit Online/Collect/ Connection, anggota dapat melakukan transaksi simpan-pinjam maupun layanan koperasi secara online dari mana saja.
Kopdit Pintu Air memberi akses bagi kelompok masyarakat seperti petani, nelayan, peternak, buruh, membantu mereka memperoleh modal dan layanan keuangan.
Di cabang tertentu, misalnya Cabang Maumere, koperasi turut berperan dalam mendukung pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), menyediakan modal dan berupa pinjaman untuk pelaku usaha kecil.
Lewat semangat gotong-royong dan solidaritas seperti filosofi “Aku Susah Kau Bantu, Kau Susah Aku Bantu”, koperasi ini berusaha menjangkau lapisan masyarakat yang lebih luas dan inklusif.
