Maumere, Ekorantt.com – Lebaran selalu menjadi momen yang penuh kebahagiaan. Mulai dari mudik, membeli baju baru, hingga berbagi dengan keluarga tercinta.
Namun tanpa disadari, pengeluaran saat Lebaran juga bisa meningkat cukup besar.
Dengan perencanaan yang baik, kita tetap bisa menikmati kebersamaan tanpa harus khawatir dengan kondisi keuangan setelah Lebaran.
“Yuk, mulai kelola keuangan dengan lebih bijak,” tulis Kopdit Pintu Air lewat akun Facebook-nya.
Koperasi yang berbasis di Maumere, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur ini kemudian mengungkapkan empat pengeluaran terbesar saat Lebaran.
Pertama, mudik. Alokasi pengeluaran dalam mudik antara lain; biaya transportasi, bensin, tiket dan bekal perjalanan.
Kedua, baju baru. Pengeluaran membeli baju saat Lebaran tentu tak dapat terhindarkan. Sebab, menyambut Lebaran dengan baju baru sudah menjadi tradisi.
Ketiga, hampers. Hampers adalah paket hadiah yang berisi berbagai macam barang dalam satu kemasan, biasanya ditata menarik dan memiliki tema tertentu.
“Hampers bingkisan untuk keluarga dan sahabat,” tulis Kopdit Pintu Air.
Keempat, THR keluarga. THR (Tunjangan Hari Raya) adalah pendapatan non-upah yang wajib diberikan oleh perusahaan kepada pekerja menjelang hari raya keagamaan.
Di Indonesia, aturan ini diatur oleh pemerintah melalui regulasi ketenagakerjaan.
“Berbagi rezeki untuk keluarga dan keponakan,” sebut Kopdit Pintu Air.
Koperasi ini kemudian membagikan tips mengelola pengeluaran antara lain; membuat anggaran, memprioritaskan kebutuhan, dan menyisihkan tabungan.
Kopdit Pintu Air sendiri merupakan salah satu koperasi terbesas di Indonesia. Pada Rapat Anggota Tahunan (RAT) Kopdit Pintu Air ke-XXX tahun buku 2025 terungkap pertumbuhan aset naik menjadi Rp2.622.461.171.485 dari Rp2.275.527.045.798 pada tahun 2024 lalu.
Selain itu, anggota Kopdit Pintu Air bertambah 41.606 orang atau tumbuh sebesar 10,93 persen pada tahun buku 2025. Pada tahun 2024 lalu, jumlah anggota Kopdit Pintu Air tercatat sebanyak 380.484 orang.
Kemudian modal anggota juga mengalami kenaikan yang cukup signifikan. Pada tahun 2024 jumlah modal anggota sebesar Rp245.814.388.000. Sementara pada tahun 2025 modal anggota sebesar Rp925.283272.821, bertambah Rp679.468.884.821 atau tumbuh sebesar 236,18 persen.
Pada malam puncak Prominent Award 2025 lalu, Kopdit Pintu Air berhasil meraih dua penghargaan penting.
Pertama, Best Leadership in Cooperative Business and Membership Development yang dianugerahkan kepada Ketua Pengurus, Yakobus Jano.
Ketua pengurus Kopdit Pintu Air, Yakobus Jano dinilai mampu membawa koperasi ini berkembang pesat dan memberikan dampak signifikan bagi anggota.
Kepemimpinan yang berorientasi pada pelayanan serta inovasi menjadi faktor utama yang membuatnya meraih penghargaan Best Leadership in Cooperative Business and Membership Development.
Kedua, Best Cooperative in Business and Membership Development yang diberikan kepada Kopdit Pintu Air sebagai lembaga koperasi.
Kedua penghargaan ini menjadi pengakuan atas konsistensi Kopdit Pintu Air dalam mengembangkan bisnis koperasi berbasis keanggotaan sekaligus memperkuat pelayanan kepada anggota.
Sebagai informasi, Prominent Award merupakan ajang penghargaan tahunan yang digelar oleh Metro TV bersama Solutee.id.
Ajang ini memberikan apresiasi kepada korporasi swasta, BUMN, BUMD, lembaga, koperasi, hingga tokoh kepemimpinan yang dinilai memiliki kontribusi besar dalam transformasi, inovasi, serta dampak sosial-ekonomi bagi masyarakat luas.
