Lewoleba, Ekorantt.com – Peresmian koperasi Pintu Air di Desa Wulandoni diawali dengan perayaan Misa Syukur yang dipimpin oleh RD. Donatus Plea Kolin.
Dalam khotbahnya, Pastor Donatus menekankan pentingnya integritas dalam pengelolaan lembaga keuangan koperasi sebagai kunci keberlanjutan dan kesejahteraan bersama.
“Spirit kejujuran, semangat pelayanan, dan transparansi adalah fondasi utama agar koperasi dapat tumbuh secara sehat, berkualitas, dan bermartabat. Koperasi harus memperjuangkan hak-hak anggota agar dapat terus berkembang sesuai dengan prinsip dasar koperasi,” ujar Pastor Donatus dalam khotbahnya.
Setelah misa, masyarakat bersama umat yang hadir menyambut kedatangan Bupati Lembata di gerbang Desa Wulandoni. Prosesi penjemputan berlangsung meriah dengan iringan tarian adat Hedung dari Sanggar Seni Tuan Pati Naran, serta miniatur perahu yang melambangkan Kopdit Pintu Air.
Miniatur tersebut dilengkapi dengan motto koperasi, “Aku susah kau bantu, kau susah aku bantu,” yang menggambarkan semangat saling membantu antar anggota koperasi.
Peresmian koperasi ini menjadi momen penting bagi masyarakat Desa Wulandoni dalam memperkuat perekonomian lokal dan mendorong semangat kebersamaan melalui prinsip-prinsip koperasi yang adil dan transparan.
Sementara itu, Ketua Pengurus KSP Kopdit Pintu Air, Yakobus Jano mengajak pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat untuk mendukung pertumbuhan koperasi yang berpihak kepada buruh, petani, dan nelayan.
“Koperasi bukan hanya tempat simpan pinjam, tapi ruang solidaritas dan perjuangan ekonomi rakyat kecil,” ujarnya.
Sementara itu, Bupati Petrus Kanisius Tuak mengapresiasi kontribusi nyata Kopdit Pintu Air dalam membangun masyarakat, khususnya dalam pengembangan sektor UMKM dan ekonomi kreatif.
“Wulandoni memiliki letak yang strategis dengan pelabuhan laut yang menghubungkan berbagai pulau di NTT, termasuk akses ke ibu kota provinsi. Ini menjadi peluang besar untuk pengembangan koperasi berbasis kekeluargaan, swadaya, dan sukarela,” ujar Petrus.
Ia berjanji akan memberikan perhatian serius terhadap peningkatan infrastruktur, khususnya akses jalan dari Wulandoni menuju ibu kota Kabupaten Lembata.