Maumere, Ekorantt.com – Dorongan untuk meningkatkan literasi di lingkungan koperasi kembali ditegaskan oleh Pater Paskalis Patut, O.Carm., saat memimpin Perayaan Ekaristi Jumat Pertama (Jumper) yang berlangsung di Aula Sumur Yakob, Kantor Pusat Kopdit Pintu Air, belum lama ini.
Dalam khotbahnya, Pater Paskalis menegaskan pentingnya literasi bagi seluruh komite dan manajemen Kopdit Pintu Air.
Ia menekankan, literasi tidak hanya berkutat pada kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga mencakup kemampuan berpikir kritis, berkolaborasi, serta memiliki karakter religius dan nasionalis.
“Sebagai orang-orang yang bekerja di lembaga pemberdayaan, saya sarankan memaknai puasa lewat peningkatan literasi guna memperkuat kapasitas diri,” ucapnya.
Menurutnya, di era digital seperti sekarang, literasi memiliki peran penting dalam mendukung operasional organisasi. Manajemen dituntut untuk memperdalam pengetahuan ilmiah dan menguasai teknologi digital demi meningkatkan kualitas pelayanan kepada anggota.
“Literasi yang baik juga mendukung pengambilan keputusan yang lebih cerdas dan tepat sasaran,” tambah Pater Paskalis.
Lebih lanjut, Pater Paskalis juga menyoroti pentingnya literasi dalam konteks pendidikan anggota koperasi.
Ia berharap para pengurus mampu membangun kepercayaan masyarakat dan berkontribusi pada peningkatan kualitas hidup para anggota melalui kemampuan literasi yang mumpuni.
Menanggapi pandangan tersebut, Ketua Pengurus Kopdit Pintu Air, Yakobus Jano, menyambut positif pesan yang disampaikan oleh Pater Paskalis.
Ia menyebut pesan tersebut sangat inspiratif dan mampu membangkitkan semangat para pengelola koperasi.
Yakobus Jano juga mendorong seluruh jajaran pengurus, pengawas, dan manajemen untuk menjadi agen perubahan yang efektif di lingkungan Kopdit Pintu Air.
“Pengurus dan manajemen harus mampu membawa perubahan yang berarti, tidak hanya secara sistem, tapi juga dalam keseharian pelayanan kepada anggota,” ujar Jano.
Dengan semangat literasi dan profesionalisme, Kopdit Pintu Air diharapkan dapat terus tumbuh sebagai lembaga pemberdayaan ekonomi yang berdampak luas bagi masyarakat.