Senin, 6 Juli 2020

Wabup Romanus Kecewa, OPD Tidak Hadir di Festival Seni Budaya Sikka

- Advertisement -

Maumere, Ekorantt.com – Acara pembukaan Festival Seni Budaya Sikka yang diselenggarakan oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Sikka pada Kamis (14/11) di Pusat Jajanan dan Cinderamata (PJC) Maumere, Flores, NTT, diawali dengan karnaval budaya yang sangat meriah.

Namun, dalam pembukaan festival itu banyak kursi undangan dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan undangan lainnya terlihat tidak ditempati.

“Saya memang cukup kecewa  OPD-OPD dan undangan lainnya tidak hadir pada momen seperti ini. Momen seperti ini  belum dihayati secara sungguh-sungguh,” sebut Wabup Sikka, Romanus Woga saat membuka Festival Seni Budaya Sikka di PJC.

Romanus mengatakan, Festival Seni dan Budaya Sikka ini sangat penting untuk membangkitkan kembali warisan nenek  moyang, seperti bahasa lokal, adat istiadat, ritual-ritual dan budaya lainnya, agar tidak hilang. 

“Semua ini harus kita lestarikan, seperti bahasa daerah kita, bahasa Sikka, agar bahasa ini tidak punah,” tegas Wabup Romanus.

Menurut Romanus, bahasa daerah di seluruh Indonesia ada sekitar 700 lebih. Namun, ada sekitar 13 bahasa di antaranya yang sudah punah, terutama di Indonesia Bagian Timur.

“Pertama, karena bahasa daerah ini tidak ditutur-tatarkan setiap hari. Kedua, karena perkawinan campur orangtua,” tutur Romanus.

Oleh karena itu, budayakan bertutur, jangan hanya soka toja yang kita budayakan.

“Kita harus bersyukur di Kabupaten Sikka ini ada Bapak Oscar Pareira Mandalangi yang punya perhatian besar tentang budaya Sikka,” ungkap Romanus.

Untuk itu, ia berharap di Kabupaten Sikka ini tumbuh bibit-bibit baru seperti Bapak Oscar Pareira Mandalangi agar budaya ini bisa terus dilestarikan.

“Ke depan, Dinas Pariwisata Sikka harus melibatkan orangtua dalam festival seni budaya, agar anak-anak kita bisa belajar mengenal seni budaya Sikka. Ini menjadi catatan penting bagi Dinas Pariwisata sikka agar setiap tahun harus ada peningkatan dalam menyelenggarakan festival ini,” tandas Romanus.

Ia berharap agar Dinas Pariwisata Sikka mendata kembali desa atau etnis yang belum mengikuti festival seni budaya Sikka, sehingga tahun depan mereka bisa dilibatkan.

“Ke depan, waktu kegiatan festival harus disesuaikan, jangan kegiatannya malam sehingga pengunjung bisa menyaksikan rangkaian kegiatan itu hingga selesai,” harap Wabup Romanus.

Ia menyampaikan terimakasih kepada  panitia yang telah menyelenggarakan acara festival seni budaya Sikka dan semua pihak yang terlibat dalam kegiatan ini.

TERKINI

‘Detusoko Rest Area’ Siap Jadi Tempat ‘Display’ Produk Wisata Desa

Ende, Ekorantt.com – Taman Nasional (TN) Kelimutu mendukung potensi agrowisata Detusoko sebagai salah satu desa penyangga Kelimutu. Kali ini, dukungan itu ditunjukkan lewat pembangunan...

Hidupkan Geliat Ekonomi, Desa-Desa Wisata Diminta Kembali Dibuka

Jakarta, Ekorantt.com – Demi menghidupkan kembali geliat ekonomi di desa, Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Abdul Halim Iskandar meminta desa-desa...

Miliki Laboratorium TCM, RSUD Tc Hillers Maumere Prioritaskan ODP dan PDP

Maumere, Ekorantt.com - Bupati Sikka, Fransiskus Roberto Diogo didampingi Wakil Bupati, Romanus Woga meresmikan laboratorium Tes Cepat Molekuler (TCM) di Rumah Sakit Umum Daerah...

Sebut Flores Bukan Wilayah Karts yang Dilindungi, Bupati Agas: Entah itu benar atau tidak, saya bukan ahli geologi

Borong, Ekorantt.com - Dalam dialog dengan mahasiswa yang melakukan aksi demonstrasi menolak pabrik semen dan tambang batu gamping di Desa Satar Punda, Kecamatan Lamba...

BACA JUGA

Urus Sampah Kota, Pemkab Ende Kekurangan Petugas Penyapu Jalan

Ende, Ekorantt.com – Persoalan sampah di wilayah perkotaan selalu menjadi sorotan. Demikian yang dialami juga di Kota Ende, Kabupaten Ende. Setiap harinya, Kota Pancasila menghasilkan...

Pintu Air Laksanakan RAT Online

Maumere, Ekorantt.com - KSP Kopdit Pintu Air melaksanakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) Tahun Buku 2019 pada 26-27 Juni 2020. Penyelenggaraan RAT tahun ini berbeda...

Demo di Matim, Bupati Harus Cabut Izin Lokasi Pabrik Semen

Borong, Ekorantt.com - Aliansi Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Ruteng dan Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Cabang Manggarai menggelar aksi demonstrasi di...

Aset Kopdit Hiro Heling Mendekati 30 Miliar Rupiah

Maumere, Ekorantt.com – Aset KSP Kopdit Hiro Heling mendekati 30 miliar rupiah. Sekarang ini, asetnya mencapai Rp28.874.189.874. Tersebar di sejumlah Kabupaten di NTT, jumlah...

Kemenkop UKM Terus Gulirkan Relaksasi Pembiayaan bagi Koperasi di Tengah Pandemi

Jakarta, Ekorantt.com - Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki menjelaskan, sebanyak 40 koperasi yang merupakan mitra Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) KUMKM sudah 100...

Hari Bhayangkara Ke-74 di Sikka, Dari Baksos Hingga Penerbitan SIM Gratis

Maumere, Ekorantt.com - Menyambut Hari Bhayangkara ke-74 pada 1 Juli 2020, Polres Sikka telah menggelar serangkaian kegiatan Bakti Sosial (Baksos), diantaranya; donor darah, ziarah...

Berebut Kursi Wabup Ende, PKB: Terlalu Dini Kita Bicara Nama Figur

Ende, Ekorantt.com - Tensi politik di Kabupaten Ende kembali memanas. Mengisi kekosongan kursi Wakil Bupati Ende, tujuh partai koalisi pendukung paket Marsel-Djafar belum menemukan...

Cerita Sukses Niko Beoang: Siapa Bilang Beternak Babi Itu Mahal?

Larantuka, Ekorantt.com - Bekerja sebagai pegawai kantor dan duduk manis di ruangan kerja memang menjadi rebutan bagi kebanyakan orang. Namun tidak bagi Frans Nikolaus...
- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here