Sekar Stasi Wudi Lakukan Aksi Bersih Lingkungan Wujudkan Program Ekologi Integral

Para anggota Sekar berusaha menyelamatkan bumi dari bahaya sampah, apalagi jika berserakan di jalan raya dan sumber mata air.

Ruteng, Ekorantt.com – Serikat Kepausan Anak dan Remaja Misioner (Sekar) membersihkan sampah di lingkungan Gereja Stasi St. Paulus Wudi, Kecamatan Cibal, Kabupaten Manggarai, Kamis, 9 Mei 2024.

Anak-anak Sekar Stasi St. Paulus Wudi juga membersihkan sampah di jalan raya, sumber mata air, serta halaman Kampung Wudi dan Kaung.

Menurut pendamping Sekar Stasi Wudi Sebastianus Dedi, bakti sosial tersebut dilakukan sebagai wujud nyata program ekologi integral yang kerap didengungkan Gereja Katolik Keuskupan Ruteng.

Ekologi integral mengacu pada konsep yang baru-baru ini dipopulerkan oleh Gereja Katolik yang menganjurkan pendekatan holistik terhadap beberapa masalah politik, sosial, ekonomi, dan lingkungan yang melanda dunia saat ini.

iklan

“Kegiatan pungut sampah memang pekerjaan yang sangat menghina, menjijikkan dan sangat sulit dikerjakan oleh pribadi-pribadi tertentu, namun kita mengajak, melatih dan membina iman mereka dengan pekerjaan seperti ini,” kata Sebastianus.

Kegiatan ini, lanjut dia, merupakan bentuk kepedulian dan kecintaan terhadap alam semesta.

Para anggota Sekar berusaha menyelamatkan bumi dari bahaya sampah, apalagi jika berserakan di jalan raya dan sumber mata air.

“Kegiatan ini berkat dukungan dari Puspas-WVI Manggarai, dukungan dari Pastor Paroki Kristus Raja Pagal dan Dewan Stasi St. Paulus Wudi. Mereka telah memberikan dukungan kepada Sekar Stasi St. Paulus Ruteng, Paroki Kristus Raja Pagal,” jelas Sebastianus.

Sementara itu, Ketua Dewan Stasi St. Paulus Wudi Benyamin Bot mengapresiasi aksi peduli lingkungan tersebut sebagai salah satu perwujudan dari rencana tindak lanjut (RTL) materi katekese tahun ekologi integral 2024.

“Ini juga sebagai upaya untuk menciptakan Stasi Wudi sebagai stasi bebas sampah, bersih, indah dan rapi,” katanya.

Beni berharap aksi peduli lingkungan tidak sekadar sebagai kegiatan musiman, tetapi wajib dilaksanakan setiap saat. Tentu saja melibatkan semua pihak.

“Saya juga mengharapkan dukungan yang penuh dari orang tua dan semua pihak untuk seluruh kegiatan dalam kelompok Sekar karena dalam kelompok ini banyak hal positif yang akan diperoleh anak,” harap dia.

Menurut Beni, anggota Sekar dilatih untuk berorganisasi, serta meningkatkan rasa percaya diri.

Yang lebih penting mereka akan mengisi waktu kosong mereka dengan kegiatan yang positif, jauh dari segala bentuk kenakalan remaja yang bisa merugikan diri mereka sendiri, sambung dia.

Pastor Paroki Kristus Raja Pagal Pater Albertus M.D.W Lasar, OFM menyampaikan apresiasi atas aksi ekologi integral dari Sekar Stasi St. Paulus Wudi.

Menurut pastor yang akrab disapa Pater Aba itu, kegiatan bakti sosial adalah ungkapan nyata rasa syukur atas anugerah ibu bumi, yang telah memberi makan dan mengasuh umat manusia.

“Pewartaan kabar baik (Injil) kepada segenap makhluk, menjadi nyata juga dalam perhatian dan aksi nyata penyelamatan bumi,” pungkasnya.


Jurnalis Warga: Sebastianus Dedi

TERKINI
BACA JUGA