Evaluasi Pasar Pagi Terbatas, Pemkab Sikka Bentuk Forum Komunitas Pasar

Maumere, Ekorantt.com – Pemerintah Kabupaten Sikka terus memperhatikan masalah ekonomi yang dialami masyarakat khususnya para pelaku pasar tradisional.

Hal ini dibuktikan dengan adanya evaluasi atas keberadaan Pasar Pagi Terbatas yang selama ini dibuka di area Tempat Pendaratan Ikan (TPI) Maumere.

Bupati Sikka, Fransiskus Roberto Diogo yang ditemui Ekora NTT di ruang kerjanya, Selasa (26/3) mengungkapkan, pihaknya telah membentuk Forum Komunitas Pasar.

Forum tersebut bertugas untuk mengevaluasi keberadaan pasar tradisional di Kota Maumere.

Menurutnya, Forum Komunitas Pasar ini beranggotakan orang-orang yang terlibat langsung di pasar baik di Pasar Alok, Pasar Maumere, maupun Pasar Pagi Terbatas.

iklan

Oleh karena itu, Bupati Robby menghimbau agar pihak-pihak yang tidak berkepentingan dengan urusan pasar tidak perlu turut campur tangan apalagi demi kepentingan politik sesaat.

“Forum Komunitas Pasar ini yang akan musyawarah kemudian menyampaikan kepada kami. Pemerintah tinggal mengeluarkan Keputusan Bupati. Yang menentukan ini berbasis komunitas, berbasis masyarakat Pasar. Orang lain tidak usah masuk dengan urusan politik di situ,” tegasnya.

Bupati Robby menambahkan, jika dalam evaluasi, forum memutuskan untuk menutup Pasar Pagi Terbatas, dirinya akan segera melaksanakan keputusan forum tersebut.

Hal ini dilakukan semata-mata untuk memberdayakan komunitas pasar di Maumere.

Ia mengakui, dibukanya Pasar Pagi Terbatas berangkat dari aspirasi masyarakat sendiri.

Sebab, setiap kali berjualan di TPI maumere selalu diusir oleh petugas Sat Pol PP bahkan dihukum lewat Sidang Tindak Pidana Ringan (Tipiring).

Terpisah, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Sikka, Lukman menjelaskan, Forum Komunitas Pasar yang dibentuk sudah mendapat Surat Keputusan (SK) dari pemerintah.

Forum Komunitas Pasar ini sudah mengevaluasi keberadaan pasar di Kota Maumere.

Menurutnya, Forum Komunitas Pasar meminta agar pemerintah melakukan penataan ulang pasar-pasar di Kota Maumere sehingga para penjual dan pembeli merasa nyaman ketika melakukan aktivitas jula beli.

Lebih dari itu, Forum Komunitas Pasar juga meminta agar pemerintah memperhatikan fasilitas dan sarana penunjang di pasar seperti drainase dan tempat sampah sehingga kebersihan terus terjaga di pasar.

“Hasil evaluasi juga perlu perhatikan keamanan di pasar,” imbuh Kadis Lukman.

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
TERKINI
BACA JUGA