Seminggu Menghilang, Siktus Ditemukan Tewas Gantung Diri di Pohon Kenila

Larantuka, Ekorantt.com – Warga Desa Lewoloba, Kecamatan Ilemandiri, Kabupaten Flores Timur dikejutkan dengan informasi penemuan sesosok mayat manusia yang tergantung di pohon Kenila, di perkebunan warga desa setempat pada Senin (13/5).

Informasi penemuan mayat manusia ini dibenarkan oleh Kepala Satuan (Kasat) Reserse dan Kriminal (Reskrim) Kepolisian Resor Flores Timur, AKP Joni Sihombing.

Dalam rilis pers yang diterima Ekora NTT, Kasat Sihombing mengungkapkan, mayat tersebut diketahui bernama Siktus Lewang Toni (46) warga asal desa Lewoloba, RT/RW:01/01.

Kasat Sihombing mengatakan, korban ditemukan oleh warga Blasius Sira Nuhan (33) dan Kanisius Wue (30). Saat ditemukan kondisi tubuh korban sudah mulai membusuk.

“Lokasi penemuan korban di jalan 3 di kebun warga Desa Lewoloba persis di daerah perbatasan antara Desa Lewoloba dengan Desa Lamawalang pada pukul 05.30 Wita. Pihak kepolisian dari satuan Reskrim Polres Flotim telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara. Korban dalam keadaaan tergantung dengan tali rafiah warna biru di dahan pohon kenila,” katanya.

iklan

“Wajah korban sudah tak bisa dikenali lagi karena sudah dalam keadaan hancur. Korban menggunakan baju kaus biru tua dengan tulisan Go Mobile ByCIMB Niaga dan mengenakan celana jins tiga perempat warna biru,” jelas Kasat Sihombing.

Berdasarkan keterangan para saksi, korban diketahui menghilang dari rumah pada Selasa, (7/5) sekitar pukul 10.30 pagi tanpa memberitahu istrinya.

Dua hari jalan tanpa kabar membuat istri korban, Fransiska Wasi Doren (60) resah.

Ia meminta bantuan warga untuk mencari korban di kebunnya yang masih berada di wilayah desa setempat namun tidak ditemukan.

Pencarian pun kembali dilakukan pada Minggu, (12/5). Hasilnya pun sama. Tak ada tanda-tanda.
Menjelang sore mereka memutuskan untuk pulang ke rumah.

Namun karena masih tercium bau yang menyengat mereka melanjutkan pencarian. Usaha itu juga masih belum membuahkan hasil.

Akhirnya, warga kembali melakukan pencarian pada Senin, (13/5). Usaha ini membuahkan hasil di mana korban ditemukan dalam keadaan meninggal dengan kondisi tergantung di pohon Kenila.

Atas peristiwa penemuan itu, kedua saksi pulang dan menyampaikan kepada aparat Desa Lewoloba.

Peristiwa tersebut dilaporkan kepada Bhabinkamtibnas dan Babinsa setempat. Lalu peristiwa ini dilaporkan ke Piket SPKT Polres Flotim guna melakukan olah TKP.

“Korban sering meminta uang di istrinya. Satu hari menjelang korban menghilang, korban sempat meminta uang Rp200 ribu dan tepat pada hari korban menghilang korban meminta uang kepada istrinya namun istri korban menyampaikan uang tidak ada. Korban kemudian mengamuk dan pergi dari rumah,” jelas Kasat Sihombing.

“Pihak keluarga sudah menerima kematian korban. Istri korban menolak untuk diotopsi,” tambah Kasat Sihombing.

TERKINI
BACA JUGA