Kamis, 9 Juli 2020

OMK Kevikepan Borong Gelar Jambore di Paroki Mamba

- Advertisement -

Borong, Ekorantt.com – Ratusan Orang Muda Katolik (OMK) se-Kevikepan Borong mengadakan kegiatan jambore di Paroki Salib Suci Mamba. Kegiatan jambore ini berlangsung selama tiga hari, sejak Senin (29/7/2019) hingga Rabu (31/7/2019). 

OMK yang hadir dalam kegiatan jambore ini merupakan utusan dari masing-masing paroki yang bersedia. Terdaftar, dari sembilan belas paroki di Kevikepan Borong, terdapat lima belas paroki yang bersedia mengutus  OMK-nya untuk mengikuti kegiatan jambore  tingkat Kevikepan Borong di Mamba.

Masing-masing paroki mengutus dua puluh peserta OMK. Mereka kemudian dibagi ke dalam beberapa kelas kreativitas berdasarkan minat masing-masing. Di antaranya, kelas pertanian organik, kelas musik, kelas koor, kelas teater, kelas seni tari, kelas reportase, dan kelas fotografi.

Mereka yang tergabung dalam kelas kreativitas mendapat pelatihan khusus dari fasilitator yang didatangkan dari Puspas Ruteng. Dalam kelas ini, para OMK tampak antusias berpartisipasi hingga pada puncak pementasan karya saat malam pementasan seni.

Romo Is Pangkur, Pastor di Mamba, ketika dihubungi Ekora NTT via WhatsApp, Kamis (1/8/2019), menjelaskan, kepercayaan dari Kevikepan Borong dan para imam untuk kegiatan itu tentu menjadi suatu penghargaan besar buat umat Paroki Mamba.

Kata dia, penghargaan itu tentunya dibalas dengan persiapan yang matang demi menyukseskan kegiatan jambore. Dengan adanya kegiatan ini, jelasnya, Paroki Salib Suci Mamba punya harapan bahwa kehadiran mereka memberikan rasa kedamaian dan saling memiliki di antara sesama.

“Tentu kita punya mimpi lewat kehadiran mereka. Bahwa mereka memiliki kita. Cinta mereka tumbuh lewat kehadiran dan keterlibatan mereka selama beberapa hari di tempat ini,” ungkapnya.

Sementara itu, Nitha Jau, salah satu peserta OMK, menjelaskan bahwa kegiatan jambore yang dilaksanakan pada tingkat Kevikepan Borong itu menjadi sebuah kebahagiaan tersendiri baginya. Kegiatan jambore ini, jelasnya, menjadi salah satu wadah pertemuan untuk semua anak muda.

“Saya sangat bersyukur sekali dengan adanya kegiatan ini. Selain dipertemukan dengan semua anak muda juga diberi pengetahuan baru melalui kegiatan dalam kelas peminatan. Ini momen yang paling berharga dari kegiatan ini,” ungkap Nitha.

Nitha menambahkan, melalui kegiatan ini dirinya sangat merasakan  keteduhan hati yang begitu mendalam. Apalagi ada kegiatan rekoleksi yang dibawakan oleh Romo Ompi Latu.

Rekoleksi  itu membuat semua anak muda temukan kedamaian di tengah masalahnya masing-masing. Yang pada satu sisi itu juga menyertai perjalanan hidup mereka agar lebih sungguh-sungguh merasakan kehadiran rahmat penyembuhan yang luar biasa.  

Mulia Donan

TERKINI

Pemkab Ende Diminta Segera Salurkan Bantuan untuk Mahasiswa di Luar Daerah

Ende, Ekorantt.com - Pemerintah Kabupaten Ende diminta segera menyalurkan bantuan dana untuk mahasiswa asal Kabupaten Ende di luar daerah yang hingga kini belum dicairkan. Permintaan...

Setwan DPRD NTT Sumbang Satu Ton Beras untuk Panti Asuhan di Kota Kupang

Kupang, Ekorantt.com - Sekretariat (Setwan) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menyalurkan satu ton beras untuk empat Panti Asuhan di...

Ketua PKS Ende: Kami Ingin Wakil Bupati Berasal dari Figur Internal DPRD

Ende, Ekorantt.com - Tujuh partai pengusung paket Marsel-Djafar dalam Pilkada Ende 2018 lalu- Golkar, NasDem, PDIP, Demokrat, PKB, PKPI, dan PKS- sedang membangun komunikasi...

Ingin Jadi Kades di Kabupaten Kupang, Mantan Kadis PMD Ende Ajukan Pensiun Dini

Ende, Ekorantt.com – Mantan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Johanis Nislaka (54) yang sekarang menjabat Kepala Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Ende berencana maju dalam...

BACA JUGA

Hidupkan Geliat Ekonomi, Desa-Desa Wisata Diminta Kembali Dibuka

Jakarta, Ekorantt.com – Demi menghidupkan kembali geliat ekonomi di desa, Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Abdul Halim Iskandar meminta desa-desa...

Mie Kelor, Keativitas Mahasiswa KKNT IKIP Muhammadiyah Maumere di Desa Geliting

Maumere, Ekorantt.com - Sekelompok mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) dari IKIP Muhammadiyah Maumere memberikan pelatihan pembuatan mie kelor atau merunggai, (Moringa Oleifera) kepada...

Kisah Perawat Charolin di Pulau Palue, Nikmatnya Mabuk Laut hingga Naik Turun Gunung

Maumere, Ekorantt.com - Mengabdi selama kurang lebih lima tahun di Pulau Palue punya kesan tersendiri bagi Maria Mahendra Charolin. Dara 28 tahun ini adalah...

Kemenkop UKM Terus Gulirkan Relaksasi Pembiayaan bagi Koperasi di Tengah Pandemi

Jakarta, Ekorantt.com - Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki menjelaskan, sebanyak 40 koperasi yang merupakan mitra Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) KUMKM sudah 100...

Ketua PKS Ende: Kami Ingin Wakil Bupati Berasal dari Figur Internal DPRD

Ende, Ekorantt.com - Tujuh partai pengusung paket Marsel-Djafar dalam Pilkada Ende 2018 lalu- Golkar, NasDem, PDIP, Demokrat, PKB, PKPI, dan PKS- sedang membangun komunikasi...

Demo Mahasiswa Tolak Tambang di Matim, Begini Tanggapan Bupati Agas

Ruteng, Ekorantt.com - Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Ruteng dan GMNI Cabang Manggarai menggelar aksi demonstrasi di Kantor Bupati Manggarai Timur, Kamis...

Beradaptasi di Tengah Pandemi, 17.571 Bumdes Lakukan Registrasi Ulang

Jakarta, Ekorantt.com – Kemampuan beradaptasi masyarakat desa di tengah pandemi Covid-19 menjadi hal yang diperhatikan oleh Kementerian Desa, Pembangunan Daerah. Dalam Webinar yang digelar...

Ingin Jadi Kades di Kabupaten Kupang, Mantan Kadis PMD Ende Ajukan Pensiun Dini

Ende, Ekorantt.com – Mantan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Johanis Nislaka (54) yang sekarang menjabat Kepala Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Ende berencana maju dalam...
- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here