Para tentara TMMD 2019 berpose bersama anak-anak Desa Bowali. Foto: Belmin Radho/Ekorantt.com

Bajawa, Ekorantt.com – Sejak dibuka dengan resmi oleh Bupati Ngada Paulus Soliwoa pada Rabu (02/10/2019) lalu di lapangan Desa Bela kecamatan Bajawa, Kabupaten Ngada, kegiatan Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) di lima desa/kelurahan yaitu Desa Bela, Desa Pape, Desa Bomari, Desa Langa dan Kelurahan Tanalodu di Kecamatan Bajawa menciptakan sejumlah cerita menarik bagi masyarakat dan anggota TNI Kodim 1625/Ngada. 

Salah satu cerita menarik datang dari Sertu Laudewik Payong Hurek asal Kodim 1625/Ngada.

Di tengah padatnya aktivitas di desa-desa TMMD, Sertu Laudewik tetap menyempatkan diri untuk mengajar anak-anak di salah satu desa sekitar lokasi TMMD, Desa Bowali.

Menurutnya, mengajar dan memberi motivasi kepada anak-anak mempunyai nilai dan semangat tersendiri buatnya selama berada di tempat kegiatan TMMD.

“Saya bangga bisa bermain bersama anak-anak Desa Bowali sambil bercerita tentang pentingnya belajar. Keluguan dan keceriaan anak-anak memberi semangat tersendiri buat saya. Bermain bersama anak-anak adalah pembangkit semangat serta menghilangkan lelah,” ujarnya.

Menurutnya tujuan dari kemanunggalan TNI bersama rakyat adalah agar TNI menjadi kuat, karena TNI lahir, tumbuh dan berkembang bersama rakyat. Rakyat, termasuk anak-anak adalah ibu kandung dari TNI itu sendiri.

Untuk diketahui, kegiatan TMMD ke-106 dimulai sejak 2 sampai 31 Oktober 2019, dengan sasaran pembangunan sarana fisik dan non fisik.

Kegiatan tersebut merupakan kerja sama kodim 1625/Ngada dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Kabupaten Nagekeo untuk pembangunan rumah layak huni bagi masyarakat berpenghasilan rendah dengan sistem swakelola.

Sasaran fisik berupa pembangunan rumah layak huni swakelola berjumlah 57 unit, tersebar di beberapa desa yakni Desa Bela 30 unit, Desa Pape 2 unit, Desa Bomari 10 unit, Desa Langa 10 unit dan Kelurahan Tanalodu 5 unit. 

Sedangkan sasaran non fisik terdiri dari penyuluhan bela negara atau wawasan kebangsaan, pelayanan kesehatan, sosialisasi pertanian, penyuluhan ekonomi kreatif dan sosialisasi perikanan/peternakan.

Belmin Radho

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here