Jumat, 29 Mei 2020

Maret 2020, Rakernas AMAN Berlangsung di Ende, NTT

- Advertisement -

Ende, Ekorantt.com – Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) akan menyelenggarakan rapat kerja nasional (Rakernas) pada 17-20 Maret 2020 di Kampung Adat Saga, Kecamatan Detusoko, Kabupaten Ende.

Sekretaris Daerah Kabupaten Ende, Agustinus G. Ngasu menyatakan Pemerintah Kabupaten Ende mendukung dan ikut menyukseskan pelaksanaan Rakernas AMAN ini.

Ketika menerima rombongan AMAN pada Desember 2019 lalu, Agustinus juga mengungkapkan kebanggaan karena kabupaten Ende dipilih sebagai tempat pelaksanaan Rakernas masyarakat adat yang ada di seluruh Nusantara.

Hein Namotemo, Ketua Dewan AMAN Nasional dalam audiensi dengan Sekda Agustinus dan segenap awak media mengemukakan, Rakernas ini bertujuan untuk evaluasi bersama terhadap pelaksanaan program kerja AMAN yang sudah dijalankan berdasarkan AD/ART dan visi misi AMAN yaitu mandiri secara ekonomi, berdaulat secara politik dan bermartabat secara budaya.

Mantan Bupati Tobelo, Halmahera Utara dua periode ini mengatakan bahwa saat ini, mindset masyarakat tentang budaya harus terus dikembangkan.

“Saat ini, lebih banyak peraturan tertulis yang mengatur manusia daripada semangatnya. Padahal masyarakat adat itu sendiri lebih banyak spiritnya daripada peraturan yang tertulis,” ujarnya.

Philipus Kami, Ketua AMAN Nusa Bunga, kepada Ekora NTT, Sabtu, (04/1/2020) menjelaskan, pemilihan kampung adat Saga di Kecamatan Detusoko, Kabupaten Ende menjadi kebanggaan tersendiri bagi seluruh masyarakat adat yang ada di Flores karena baru kali ini Rakernas AMAN tingkat nasional berlangsung di Ende, Flores.

Beldis Selestina, aktivis AMAN Nusa Bunga asal Ende mengemukakan kebanggaannya atas terpilihnya kampung adat Saga sebagai tuan rumah penyelenggaraan Rakernas AMAN.

“Saya kira kerja-kerja kita selama ini untuk perjuangan masyarakat adat sekalipun jauh di Flores sini tetapi diperhatikan juga oleh teman-teman aktivis di tingkat nasional untuk perjuangan bersama hak-hak masyarakat adat. Secara pribadi saya bangga dan berharap Rakernas AMAN pada Maret 2020 nanti menghasilkan rekomendasi yang lebih terarah lagi pada kerja-kerja perjuangan hak-hak masyarakat adat,” kata Beldis.

Beldis lebih jauh meyakini bahwa acara Rakernas ini menjadi kebanggan tersendiri juga bagi warga kampung adat Saga.

“Semua masyarakat adat di seluruh Indonesia akan berkumpul pada pertemuan akbar ini. Jadi pasti saling belajar dan melihat ternyata kaya sekali Indonesia ini dalam keberagaman”.

TERKINI

Menengok Kiprah Dosen IKTL Waibalun Kala Pandemi Covid-19

Larantuka, Ekorantt.com - Covid-19 yang tengah mengancam peradaban manusia hingga ke pelosok-pelosok desa menggerakkan civitas akademika IKTL Waibalun untuk terjun ke masyarakat. Mereka memberikan...

Hingga Bulan Mei, Stabilitas Sektor Jasa Keuangan Tetap Terjaga

Jakarta, Ekorantt.com - Otoritas Jasa Keuangan memperhatikan dampak pandemi Covid-19 yang relatif mulai memberikan tekanan terhadap sektor jasa keuangan, meskipun dari berbagai indikator dan...

Launching BLT DD, Bupati Djafar: Jangan Pakai untuk ‘Wuru Mana’

Ende, Ekorantt.com – Bupati Ende, H. Djafar H Achmad melaunching pembayaran Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa (DD) tahun anggaran 2020 di Desa Nanganesa,...

Sekolah Virtual, ‘New Normal’, dan Dilema Daerah Tertinggal

Oleh: Louis Jawa* “Saya lebih memilih berhadapan dengan virus ini walaupun nyawa taruhannya, daripada berdiam diri dan bersembunyi dan kemudian masyarakat mati karena kelaparan. NTT...

BACA JUGA

Berdamai dengan Corona, Bupati Robi: Tetap Jaga Diri

Maumere, Ekorantt.com - Gubernur Viktor Bungtilu Laiskodat dan bupati/walikota se-NTT menyepakati kehidupan normal baru (new normal) di NTT dalam rapat virtual, Selasa (26/5/2020). (Baca juga:...

Hidup Berpindah-pindah, Lukas Lodan Sekeluarga Menumpang Gubuk Reyot di Urunpigang

Maumere, Ekorantt.com - Nahas memang nasib yang dialami oleh Lukas Lodan dan Marta Pewa. Pasangan suami istri dengan empat anak ini harus tinggal berpindah-pindah...

Banjir Rendam Pemukiman Hingga Sawah Petani di Aesesa-Nagekeo

Mbay, Ekorantt.com – Akibat curah hujan yang cukup tinggi beberapa waktu belakangan, luapan air merendam sejumlah titik di Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo. Tidak hanya...

Demokrat Manggarai Bagi Sembako dan APD di Dua Kecamatan

Ruteng, Ekorantt.com - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat  Kabupaten Manggarai kembali membagikan 110 paket Sembako dan 150 masker untuk masyarakat di Kabupaten Manggarai,...

Alina M. S. Niut, Senang Jaga OTG di Tempat Karantina

Ruteng, Ekorantt.com - Wabah virus corona tidak hanya membuat kebanyakan orang takut dan cemas. Penyakit yang pertama muncul di Wuhan, China ini juga membikin...

Satker PJN IV Flores Benahi Jalan Nasional di Kota Ende

Ende, Ekorantt.com - Satuan Kerja (Satker) Pembangunan Jalan Nasional (PJN) Wilayah IV Flores berkoordinasi dengan Pemkab Ende untuk menata kembali kondisi saluran drainase dan...

Desa Aewora-Ende Terapkan Karantina Terpusat bagi Warga yang Datang dari Zona Merah

Ende, Ekorantt.com - Pemerintah Desa Aewora, Kecamatan Maurole Kabupaten Ende menerapkan karantina terpusat bagi pelaku perjalanan yang datang dari wilayah zona merah penyebaran Covid-19. Penerapan...

Akses Pasar Terbatas, Desa Detusoko Barat Kembangkan Inovasi ‘Dapur Kita’

Ende, Ekorantt.com - Ferdinandus Nando Watu, penggagas konsep ekowisata di Kabupaten Ende yang kini menjabat sebagai kepala desa Detusoko Barat, Kecamatan Detusoko, Kabupaten Ende...
- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here