KCBS Maumere Ekspor Ikan Cakalang Senilai Rp3 Miliar ke Korea Selatan

Maumere, Ekorantt.com – PT Karya Cipta Buana Sentosa (KCBS) mengekspor 20 ton ikan cakalang beku senilai 3 miliar rupiah ke Korea Selatan pada Jumat (24/7/2020). Hal ini menjadi penanda awal untuk ekspor ikan pada masa adaptasi kebiasaan baru.

“Sekitar 20 ton olahan tuna dan cakalang yang dikirim ke Korea Selatan pekan ini. Ikan tuna dan cakalang asal Maumere memang banyak diminati di sana,” kata Direktur KCBS Maumere, Theodorus Efrianus Ujihon.

Theodorus mengatakan, ikan cakalang merupakan hasil tangkapan nelayan Flores, secara khusus nelayan di Kabupaten Sikka dan Kabupaten Flores Timur.

“Lebih banyak dari Kabupaten Sikka,” imbuhnya.

Negara tujuan ekspor ikan asal Flores, jelas Theodorus yakni Korea Selatan, Jepang, Cina, Vietnam, Malyasia, dan Singapura.

iklan

“Kita targetkan setiap bulan tiga sampai empat kontainer dengan 20 sampai 24 ton,” kata Theodorus.

Dia berharap, pemerintah mendukung PT KCBS agar menggenjot hasil perikanan tangkap demi menambah stok pengolahan ikan lebih banyak lagi.

Bak gayung bersambut, Bupati Sikka, Fransiskus Roberto Diogo mengatakan, pemerintah siap mendukung pengembangan sektor perikanan di Kabupaten Sikka demi peningkatan ekonomi masyarakat.

“Jadi hari ini kita akan ekspor 20 ton ikan cakalang asap dengan tujuan Korea Selatan. Moga-moga membangkitkan para nelayan untuk menangkap ikan lebih banyak lagi,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Sikka, Paulus Bangkur menjelaskan, 20 ton ikan cakalang asap sama nilainya dengan 60 ikan cakalang basah. Dari informasi yang ia dapat, nilai ekspornya sebesar 3 miliar rupiah.

“Yang diekspor ke Korea Selatan dan Jepang itu khusus untuk ikan cakalang besar. Nanti dalam bulan ini kita akan ekspor lagi ikan tuna ke Jepang,” kata Paul.

Dikatakannya,  KCBS bermitra dengan 25 kapal pemancing dengan nelayan berjumlah 15 sampai 20 orang dan 42 kapal pemancing tuna dengan jumlah nelayannya sekitar 100 orang lebih.

“Jadi hadirnya investasi perikanan di sini mendorong penyerapan tenaga kerja dan mengurangi jumlah pengangguran serta peningkatan pertumbuhan ekonomi daerah,” pungkasnya.

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
TERKINI
BACA JUGA