Sosialisasi KSP Kopdit Pintu Air di Amfoang-Kabupaten Kupang, Masyarakat Minta Sektor Riil

Amfoang, Ekorantt.com – Tim Pengurus dan Manajemen Kantor Pusat KSP Kopdit Pintu Air melakukan sosialisasi ke pedalaman Amfoang, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur.

Dengan motto “Kau Susah Aku Bantu, Aku Susah Kau Bantu”, Tim Pengurus dan manajemen Kantor Pusat bersama Komite dan Manajemen Cabang Oesao mengeliling dataran tanah Amfoang dari Senin 10 Mei hingga Sabtu 14 Mei 2022.

Perjalanan bertajuk Road Show Team bertujuan mewartakan kabar gembira tentang Kopdit Pintu Air yang lahir di Dusun Rotat, Desa Ladogahar, Kecamatan Nita, Kabupaten Sikka, Flores kepada seluruh masyarakat Amfoang.

Adapun Agustinus Nong selaku Sekretaris II Pengurus Pusat, Lusius A. Abong Kepala Bidang Simpanan dari unsur Manejemen serta Wakil Komite Cabang Oesaso Andre Labtakeab dan Staf Manajemen Cabang, Ambers Baimnasi dan Robertus Kefi ada bersama dalam seluruh proses sosialisasi.

“Kehadiran tim sosialisasi itu memberi isyarat bahwa air dari sumber mata air di bukit Rotat, telah mengalir ke lembah Amfoang dalam mencari yang hilang, mengobati yang luka serta membawa pulang yang tersesat,” kata Agustinus Nong.

iklan

Agus Nong mengatakan, ia bersama rekan-rekan menemui masyarakat Amfoang yang terdiri dari Nelayan, Petani, Peternak dan Buruh (NTTB) yang sejatinya mampu namun hingga kini masih minus secara ekonomi.

Selama satu minggu tim berkeliling, kata Agus, pihaknya mendatangi pemerintah desa, mengunjungi para penatua gereja dan bersilahturahmi dengan para tokoh agama, adat dan masyarakat.

“Kami sudah lama merindukan Koperasi Pintu Air, tapi kami bingung mau dapat di mana. Untung berkat Tuhan bapa-bapa datang temui kami. Artinya apa yang kami rindukan terjawab. Terima kasih bapa-bapa Tuhan memberkarti, syalom,” papar sejumlah tokoh dan warga Amfoang menyambut hangat kehadiran Tim Sosialisasi Kopdit Pintu Air kali ini.

Diketahui, secara peta geografis Amfoang terletak paling ujung Kabupaten Kupang yang terpenggal oleh sederatan gunung sebagai batas alam.

Ada juga beberapa gunung yang mengitari lembah Amfoang adalah Gunung Timau dan Kolabe dari ufuk Utara dan ujung Gunung Mutis pembatas dengan Kabupaten TTS dari arah Timur Amfoang.

Dari deretan gunung itu, Andre Labtakeab menambahkan, ada sejumlah kali besar dengan muara hingga ke laut utara bersambung dengan Laut Flores dan Timor Leste.

“Kesulitan pokok masyarakat kami ialah pasar. Jika Kopdit Pintu Air dengan sektor riil bisa tampung dan over ke Surabaya, maka geliat ekonomi di Amfoang pasti bertumbuh dan masyarakat kami sejahtera,” ujar Kepala Seksi Pemerintah Desa Honuk Yakobus Ameken, Jumat (13/5/2022) dalam sambutan sosialisasi di Kantor Desa Honuk.

Sebelumnya, pada Maret dan April, Komite dan Manajemen Cabang Oesao sudah adakan kunjungan untuk memperkenalkan kabar gembira Kopdit Pintu Air di Amfoang.

Kepala Desa Oelfatu Benyamin Banu juga mengatakan, mereka sudah mendengar tentang KSP Kopdit Pintu Air, tetapi masih bingung sehingga pihaknya meminta Tim Kantor Pusat untuk melakukan sosialisasi.

”Kami sudah dengar dari orang cabang tetapi waktu itu masyarakat minta datangkan orang pusat. Untuk koperasi Pintu Air sudah ada dihati kami dan sekarang resmi dibuka pendaftaran dan kami siap gabung,” kata Benyamin Banu usai penyerahan buku Mengalir Sampai di Hati sebagai simbol pembukaan pendaftaran.

Sementara itu, Romo Benyamin L. Sanak, Pr mengatakan bahwa dirinya adalah anggota lama di cabang Soe sejak 2017.

“Umat Katolik di paroki ini tidak banyak dan saya juga baru pindah tiga bulan ke sini jadi saya akan bantu dengan pengurus DPP kita programkan program semua umat masuk anggota,” kata Romo Benya.

Untuk diketahui, data penyebaran anggota Kopdit Pintu Air ada di Cabang Oesao dengan lahan garapan baru adalah Amfoang Barat daya, Barat laut, Timur dan Utara sedangkan Tengah dan Selatan jadi rebutan dengan Cabang Soe, Kefa, dan Oelneke.

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
TERKINI
BACA JUGA