Jalan Putus di Wae Koe Kota Komba Belum Diperbaiki, Sopir Kendaraan Roda Empat Mengeluh

Borong, Ekorantt.com – Sejumlah sopir kendaraan roda empat yang melintasi jalur Waelengga-Lete di Kecamatan Kota Komba, Kabupaten Manggarai Timur, mengeluh lantaran jalan yang putus akibat bencana alam di jalur tersebut, hingga kini belum diperbaiki.

Salah seorang sopir yang sering melintasi jalur tersebut mengatakan, sejak jalan itu putus akibat bencana alam pada Januari 2022, ia dan sejumlah sopir lainnya harus merogoh kocek hingga 50 rupiah untuk membayar jalan alternatif di kebun milik warga di dekat titik jalan yang putus tersebut.

“Kami bayar sampai 50 ribu rupiah setiap kali lewat. Kalau tidak bayar, tidak bisa lewat. Karena satu-satunya jalan alternatif untuk bisa lewat di kebun warga,” kata sopir yang tidak mau namanya disebut itu kepada Ekora NTT, Rabu (30/6/2022).

Titik jalan yang putus di jalur Waelengga-Lete tepatnya di Wae Koe, sekitar 3 Km arah utara Waelengga, ibu kota Kecamatan Kota Komba. Jalan kabupaten tersebut putus akibat erosi kali Wae Koe.

Pantauan Ekora NTT, warga telah berupaya membangun jembatan darurat dari bambu dan kayu untuk menyambungkan jalan yang putus tersebut. Namun, jembatan itu hanya bisa dilintasi kendaraan roda dua.

iklan

“Kalau oto (mobil) tidak bisa lewat. Takut jembatan daruratnya ambruk,” ujar sopir itu.

Sementara Nik Mujur, salah seorang tukang ojek yang sering melintasi jalur tersebut  mengatakan, saat melintasi jembatan darurat, pengendara roda dua harus ekstra hati-hati. 

“Kalau tidak hati-hati, kita bisa jatuh ke jurang. Sudah beberapa orang (pengendara sepeda motor) yang jatuh dari jembatan darurat itu, termasuk salah satunya pegawai BRI,” tutur Nik.

Nik berharap agar Pemerintah Manggarai Timur segera memperbaiki jalan tersebut.

“Ini sudah setengah tahun jalan ini putus, tetapi belum ada perhatian dari pemerintah. Semoga secepatnya diperbaiki,” katanya.

Sudah Survei

Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum Manggarai Timur Yosef H. Yusuf Urus mengatakan pihaknya telah melakukan survei terkait kerusakan jalan di Wae Koe tersebut.

“Tinggal pelaksanaan pembangunan,” katanya seperti dikutip Tribun Flores.

Dana untuk perbaikan jalan tersebut, kata dia, sudah tersedia melalui anggaran tanggap darurat.

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
TERKINI
BACA JUGA