Pintu Air Berikan Ketakjuban yang Tak Terduga

Palangka Raya, Ekorantt.com – Kehadiran KSP Kopdit Pintu Air sungguh memberikan kesejukan dan tak terduga untuk anggota. Hal inilah yang sungguh sangat dirasakan oleh ibu Sri Ciling dari KSP Kopdit Pintu Air KCP Palangka Raya.

Kematian sang suami tercinta belum lama ini menyisakan duka yang teramat mendalam. Rasa sedih Sri bercampur bangga karena kepadanya diberikan Dana Perlindungan Bersama (Daperma) atas keterlibatan aktif sang mendiang suami Fransiskus Floda yang sebelumnya adalah anggota KSP Kopdit Pintu Air.

“Saya sungguh sangat tak menduga dapat dana ini. Terima kasih dan rasa bangga saya untuk KSP Kopdit Pintu Air. Sebagai ahli waris saya berterima kasih,” ujar Sri.

Sri Ciling menerima dana perlindungan sebesar Rp18.500.000. Ia pun mengaku kehadiran KSP Kopdit Pintu Air sungguh berkat yang sangat berharga bagi keluarganya. Ia berharap kehadiran KSP Kopdit Pintu Air semakin mendapat tempat di hati warga kota Palangka Raya.

“Saya berdoa untuk koperasi ini dan berharap perkembangannya semakin maju di sini,” ucap Sri lagi.

iklan

Komite KCP Palangka Raya Cyrilus Satban mengemukakan, dana yang diterima ibu Sri adalah dana perlindungan bersama (Daperma). Cyrilus menjelaskan dana perlindungan bersama digunakan untuk melindungi anggota Kopdit Pintu Air, jika ada anggota yang meninggal dunia atau cacat total tetap dan sebagai wahana untuk mewujudkan semangat setia kawan, solidaritas serta saling membantu sesam anggota kopdit Pintu Air.

“Letak kekuatan KSP Kopdit Pintu Air adalah terwujudnya solidaritas dengan semangat rasa kekeluargaan. Semoga dengan bantuan ini dapat meringankan beban keluarga dan juga semakin menanam rasa kepercayaan anggota terhadap lembaga kita. Semoga juga semakin banyak orang yang bergabung menjadi anggota KSP Kopdit Pintu Air,” ucap Cyrilus.

Cyrilus pun meyakini bahwa kedepannya perkembangan KCP Palangka Raya akan semakin maju karena cerita baik tentang produk-produk KSP Kopdit Pintu Air terus berkembang.

Manajer KCP Palangka Raya Yosef Oktovianus pada kesempatan itu pun mengemukakan bahwa siapa yang menanam harus rajin memelihara tanamannya. Contoh hidup berkoperasi dari mendiang Fransiskus Floda wajib jadi teladan.

“Semangat bapak Frans selama masa hidup beliau adalah anggota yang aktif baik dalam menabung maupun pengembalian pinjaman. Hari ini hak almarhum kita serahkan dan juga kami menginformasikan bahwa pinjaman almarhum diputihkan atau dihapuskan. Tidak lupa juga saya berterima kasih kepada keluarga karena sudah menjadi anggota KSP Kopdit Pintu Air dan saya mengharapkan agar keluarga yang belum bergabung agar bergabung menjadi anggota KSP Kopdit Pintu Air,” ungkapnya.

TERKINI
BACA JUGA