Ikut RAT Daring, Pintu Air Cabang Ruteng Komit Berikan Pelayanan Terbaik kepada Anggota

Ruteng, Ekorantt.com – KSP Kopdit Pintu Air melaksanakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) XXVII Tahun Buku 2022 pada 4-5 Mei 2023.

Pelaksanaan RAT dilakukan secara luring atau luar jaringan di kantor pusat Pintu Air di Desa Ladogahar, Kecamatan Nita, Kabupaten Sikka, dan secara daring atau dalam jaringan dari masing-masing cabang di Indonesia.

Khusus di Cabang Ruteng, pelaksanaan RAT dihadiri oleh ratusan anggota yang berlangsung di Aula Efata Ruteng.

Manajer KSP Kopdit Pintu Air Cabang Ruteng, Hubertus Arifin Gulo mengemukakan, pemilik Kopdit Pintu Air adalah para anggota. Tumbuh kembangnya koperasi sangat bergantung pada anggota.

Arifin meyakini bahwa progresnya Kopdit Pintu Air Cabang Ruteng hingga sekarang tidak terlepas dari rasa memiliki dan kecintaan anggota terhadap lembaga koperasi.

iklan

“Anggota kita sekarang mencapai 4.928 anggota. Dan ini data per April 2023,” sebut Arifin.

Ia menaruh harapan besar kepada komite kelompok dan anggota untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada para anggota.

Ketua Komite KSP Kopdit Pintu Air Cabang Ruteng, Aloysius Frudensius mengajak anggota yang hadir selalu bergandengan tangan untuk membesarkan lembaga Kopdit Pintu Air, sehingga makin diminati masyarakat luas.

“Kami Kopdit Cabang Ruteng selalu mendukung program kantor pusat yang merencanakan di tahun 2025 bahwa anggota Pintu Air tembus sampai 1 juta anggota,” ucapnya.

Frudensius mengajak komite di unit kelompok dan titik kumpul untuk mengajak anggota baru minimal 125 setiap bulan.

Di sisi lain, Wakil Ketua Komite KSP Kopdit Cabang Ruteng, Alex Mersius Hendriques bilang, Pintu Air Cabang Ruteng akan mengaktifkan kembali anggota pasif. Hal tersebut dilakukan dengan cara memberikan pinjaman sesuai dengan kebutuhan anggota.

Pihaknya juga akan meningkatkan pelepasan pinjaman anggota, secara khusus anggota yang saat ini pelaku UMKM.

Mersius berkata, pihaknya akan terus melakukan sosialisasi demi meningkatkan jumlah anggota dari waktu ke waktu.

“Hal ini dibutuhkan kerja sama dengan komite kelompok, karena mereka motor penggerak di lapangan,” tutupnya.

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
TERKINI
BACA JUGA