Maumere, Ekorantt.com – Wadiana, 43 tahun, pandai membaca peluang. Ibu rumah tangga asal Desa Lowo Labo, Kecamatan Paga Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT) sempat terjebak dalam kesulitan menata ekonomi keluarga karena cuma menggantungkan hidupnya dari hasil pertanian.
Namun ia sadar dan harus bangkit memperbaiki keadaan dengan mengembangkan potensi yang dimilikinya.
Ia mengaku suaminya punya lahan pertanian yang luas, namun tidak cukup untuk membiayai kebutuhan harian keluarga termasuk kedua anaknya.
Wadiana kemudian memutuskan untuk menekuni usaha menjahit.
Ia berkata, ia dan suaminya merintis usaha menjahit berkat bergabung menjadi anggota Kopdit Pintu Air lima tahun silam.
Niat awal bergabung menjadi anggota Kopdit Pintu Air adalah untuk menyiapkan masa depan pendidikan anaknya. Ia pun menyisihkan sedikit demi sedikit dari penghasilan suaminya.
Wadiana aktif mengikuti sosialisasi yang terus menerus dilakukan oleh manajemen Kopdit Pintu Air. Berkat aktif mendengar materi sosialisasi, Wadiana kemudian memberanikan diri untuk meminjam.
Berkat sejumlah uang yang telah ditabung, ia layak memperoleh pinjaman sebesar 35 juta rupiah. Uang itu digunakannya untuk membeli mesin jahit dan mesin obras.
Setelah pinjaman pertama dikembalikan hingga selesai, Wadiana kembali melakukan pinjaman kedua sebesar 75 juta untuk menambah usahanya. Ia memperluas tempat usahanya di atas tanah milik orang lain yang dikontrak seharga 700 rupiah per bulan.
Wadiana menempatkan sejumlah etalase untuk menjual aksesoris aneka kue dan minuman, serta pakaian.
Karena usahanya lumayan ramai, selanjutnya Wadiana merekrut dua tenaga untuk membantunya.
Dari usaha yang digelutinya setiap bulan ia dapat membayar angsuran pinjaman dan membayar upah bagi dua orang karya, serta kebutuhan rumah tangga termasuk membiayai pendidikan kedua anaknya.
Berkat usaha itu juga Wadiana telah membeli satu unit mobil.
“Saya merasa sangat bersyukur karena dari usaha yang saya jalani ini telah mengantar anak saya Nirwan menyelesaikan pendidikannya dan sekarang bekerja di luar negeri di Argentina,” ujar Wadiana kepada Ekora NTT belum lama ini.
Setelah selesai mengembalikan pinjaman, ia berjanji akan meminjam lagi untuk membeli sebuah rumah yang telah ditawarkan seseorang kepadanya.
