Arus Deras Hambat Pencarian Korban Tenggelam di Air Terjun Tiwul Pai

Ruteng, Ekorantt.com – Upaya pencarian terhadap seorang pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP) Katolik Fransiskus Xaverius Ruteng di spot wisata Air Terjun Tiwu Pai, Desa To’e, Kecamatan Reok Barat, Kabupaten Manggarai masih nihil.

Kepala Kantor SAR Maumere, Fathur Rahman berkata, curah hujan yang tinggi serta arus air sungai yang deras dan keruh menjadi hambatan proses pencarian korban.

Pada pencarian hari ke-2, Senin, 12 Januari 2026,
Tim SAR Gabungan melakukan penyisiran di aliran sungai. Mereka juga menyelam sedalam 3-5 meter.

“Hingga Pukul 15.00 Wita, pencarian korban masih nihil,” kata Fathur dalam keterangannya yang diterima Ekora NTT, Senin malam.

Kepala Polisi Sektor (Polsek) Reo, Ipda Joko Sugiarto berkata, Tim SAR Gabungan terdiri dari  Unit SAR Labuan Bajo, Satuan Kepolisian Perairan dan Udara Polres Manggarai, Polsek Reo, Koramil 1612 – 02 Reo serta penyelam lokal.

Diberitakan sebelumnya korban tenggelam di spot wisata Air Terjun Tiwu Pai, Desa To’e, Kecamatan Reok Barat, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Minggu, 11 Januari 2026.

Korban berasal dari Orong Lembor, Kecamatan Welak, Kabupaten Manggarai Barat. Ia tinggal di asrama sekolahnya di Ruteng.

Berdasarkan informasi awal, kata dia, korban diduga tenggelam saat sedang berenang bersama 11 orang rekannya yang datang ke lokasi tersebut. Mereka datang berwisata.

“Saat kejadian, korban diduga terseret arus dan tidak lagi terlihat oleh rekan-rekannya,” ungkapnya.

Joko mengimbau masyarakat agar selalu meningkatkan kewaspadaan, terutama saat beraktivitas di lokasi wisata alam yang memiliki potensi risiko, serta mengawasi anak-anak dengan ketat guna mencegah terjadinya peristiwa serupa.

TERKINI
BACA JUGA