Enam Kebiasaan yang Bikin Boros dan Susah Menabung Versi Kopdit Pintu Air

Maumere, Ekorantt.com – Koperasi kredit Pintu Air terus mengkampanyekan hidup hemat dan rajin menabung lewat platform media sosial mereka.

Kali ini, koperasi yang berbasis di Maumere, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur itu mengulas enam kebiasaan yang bikin boros dan susah menabung.

Pertama, lapar mata. Artinya, ketika melihat sedikit saja barang langsung beli, padahal tidak dibutuhkan.

Kedua, Fear of Missing Out atau FOMO (takut tertinggal). Artinya, merasa harus ikut beli yang lagi viral.

Ketiga, kalap belanja online karena tergiur diskon.

Keempat, sering jajanan dan makan di luar

Kelima, menabung di akhir dan menunggu sisa pengeluaran

Keenam, menyatukan uang harian dan tabungan dalam satu rekening.

Prinsip Utama Pengelolaan Koperasi

Sementara itu, Ketua Kopdit Pintu Air, Yakobus Jano memaparkan sejumlah prinsip dasar yang wajib diterapkan pengelola koperasi agar lembaga itu bertumbuh secara sehat dan memberikan dampak ekonomi bagi anggotanya. Salah satunya adalah pelayanan prima kepada anggota.

Jano saat menjadi pembicara dalam seminar nasional tentang gerakan koperasi yang digelar Kementerian Koperasi Timor Leste pada Sabtu, 22 November 2025, menegaskan, perbedaan mendasar antara bank dan koperasi terletak pada posisi anggota.

Di bank, anggota dipandang sebagai nasabah; sedangkan dalam koperasi, anggota adalah pemilik, sementara pengurus dan manajemen merupakan pengelola.

Karena itu, ia menekankan pentingnya pelayanan berbasis kehangatan dan semangat kekeluargaan.

Ia menuturkan, kekompakan dan ikatan kekeluargaan menjadi fondasi pertumbuhan Kopdit Pintu Air sejak awal berdiri.

Berawal dari kelompok arisan beranggotakan 50 orang, kini Kopdit Pintu Air telah berkembang menjadi salah satu koperasi besar di Indonesia.

“Agar koperasi dapat bertumbuh menjadi besar layanilah anggota dengan hati yang penuh rasa cinta dengan tanpa membeda bedakan suku, agama dan dari mana asalnya,” ujar Jano.

Ia menambahkan pentingnya melakukan hal-hal kecil dengan cinta yang besar.

Jano juga menyoroti kebutuhan pendampingan berkelanjutan kepada anggota.

Menurutnya, anggota perlu memahami makna menjadi bagian dari koperasi. Anggota yang disebut sukses bukan hanya yang mampu menabung, tetapi juga yang berani meminjam untuk modal usaha demi meningkatkan ekonomi rumah tangga.

BANYAK DIBACA

Kopdit Pintu Air Tawarkan Beragam Keuntungan bagi Anggota

Maumere, Ekorantt.com- Berawal dari 50 orang yang berkumpul karena...

Kopdit Sangosay Bangun Ekonomi Anggota Melalui Pemberdayaan

Bajawa, Ekorantt.com - Resmi berdiri 28 Mei 1983, Koperasi Kredit...

Koperasi Asia Dinasty Sejahtera Lebarkan Pelayanan di Flores Lembata

Ende, Ekorantt.com - Koperasi Asia Dinasty Sejahtera melebarkan sayap pelayanannya ke...

Layanan Simpanan Non Saham dari KSP Kopdit Pintu Air yang Wajib Anda Ketahui

Maumere, Ekorantt.com - Hadir sebagai koperasi yang mengusung tagline...

Pintu Air Duduki Peringkat Pertama Koperasi Kredit Tingkat Nasional

Maumere, Ekorantt.com - Induk Koperasi kredit (Inkopdit) kembali merilis...

Kopdit Sangosay Beri Kelunakan untuk Anggota Terdampak Covid-19

Bajawa, Ekorantt.com - Koperasi Kredit (Kopdit) Sangosay mengeluarkan kebijakan relaksasi angsuran...

Aset KSP Kopdit Pintu Air Capai Rp2,4 Triliun Per 31 Desember 2024

Sejauh ini, anggota Kopdit Pintu Air tersebar di seluruh Indonesia yang terdiri dari 59 kantor cabang  dan 15 kantor cabang pembantu (KCP)

Nasi Ayam Geprek di Warung Baku Dapa Jadi Rebutan Mahasiswa Unipa

Maumere, Ekorntt.com – Universitas Nusa Nipa (Unipa) menyediakan fasilitas...

Gubernur Viktor Laiskodat Berkunjung ke Rumah Produksi Garam Milik Pintu Air

Maumere, Ekorantt.com - Dalam kunjungan kerjanya ke Kabupaten Sikka,...

Ayo Nikmati Kuliner Babi di Depot Nabbas Ketong Pung Ruteng

Ruteng, Ekorantt.com - Sejumlah karyawan tengah sibuk menyiapkan makanan...

BACA JUGA

ARTIKEL EKORANTT LAINNYA