Jakarta, Ekorantt.com – Kopdit Pintu Air Cabang Kampung Sawah meresmikan empat titik kumpul sebagai daerah pengembangan untuk memperluas wilayah pelayanan anggota.
Peresmian ditandai dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) kepada empat komite titik kumpul. Mereka akan bertugas mengemban misi pemberdayaan bagi calon anggota baru.
Keempatnya juga bertugas menjaga keaktifan anggota agar siklus kehidupan berkoperasi berkembang secara sehat, baik bagi koperasi sebagai lembaga maupun bagi anggota sebagai pemilik koperasi.
Acara penyerahan SK itu berlangsung usai kegiatan bimbingan teknis (Bimtek) yang berlangsung di Kantor Kopdit Pintu Air Cabang Kampung Sawah, Rabu, 10 Juni 2026.
SK diserahkan oleh pengurus dari kantor pusat, melalui Komite Cabang Kampung Sawah, Emanuel Migo kepada Susana Suryani Sarumaha, Komite Titik Kumpul Depok Cilodong, Nengah Armawan dari Titik Kumpul Semandawai Timur, Oku Timur, Supriadi Titik Kumpul Oku Timur dan Made Julianta Titik Kumpul Oku Timu.
Sebelumnya, dilakukan Bimtek oleh tim Kopdit Pintu Air Vinsensius Deo dan Abdul Rahman Na’u. Keduanya menjelaskan tentang tugas dan tanggung jawab komite titik kumpul.
Hal itu menjadi penting agar sebelum melaksanakan tugas, komite titik kumpul sudah memahami tugas pokok dan fungsinya.
”Dalam kegiatan Bimtek kami memaparkan secara detail tentang tupoksi seorang komite dalam rangka menjaring anggota baru dan merawatnya agar selalu aktif membangun pola hidup melalui lembaga koperasi,” jelas Vinsen.
Saat Bimtek, bukan hanya pengurus dari kantor pusat yang menyampaikan materi, tetapi juga sharing para pengurus komite. Mereka berbagi pengalaman selama menjalankan tugas di tempat tugasnya masing-masing.
Suryani Sarumaha, Komite Titik Kumpul Depok Cilodong mengaku senang mengikuti kegiatan Bimtek.
Dari Bimtek, Suryani tentu saja mendapat begitu banyak informasi penting baik tentang Kopdit Pintu Air maupun peran sebagai seorang pengurus komite.
Menurut Suryani, Kopdit Pintu Air merupakan lembaga yang secara konsisten menjalankan misi kemanusiaan melalui pemberdayaan anggota, tidak hanya di bidang ekonomi, tetapi juga melalui berbagai program sosial. Program tersebut mencakup perlindungan jaminan solidaritas kesehatan, santunan kematian, serta pemberian beasiswa.
Komitmen sosial itulah yang mendorong Suryani bersedia mengemban tugas sebagai pengurus komite titik kumpul.
Damianus Dai Koban, Ketua Komite Unit KSP Pintu Air Semantawai Timur berkata, forum Bimtek menjadi kesempatan menimba pengalaman. Bimtek juga dapat memotivasi Damianus agar lebih bersemangat lagi mengembangkan Kopdit Pintu Air di daerahnya.
Ia berkomitmen untuk menaikkan status dari lima titik kumpul yang telah terbentuk menjadi satu kantor cabang pembantu (KCP).
Karena itu, Damianus berharap kegiatan Bimtek tidak hanya dilakukan sekali bagi para komite titik kumpul, tetapi diprogramkan secara rutin. Sebab forum Bimtek menjadi solusi bagi komite untuk saling belajar dan mengembangkannya di tempat tugas masing-masing.
