Ende, Ekorantt.com – Panitia melibatkan lebih dari 50 pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) sejak pertandingan turnamen sepak bola Bupati Ende Cup (BEC) 2026 dimulai pada Senin, 6 Juli 2026.
“Pedagang asongan yang dilibatkan di dalam stadion ada 50 pedagang, sedangkan di luar stadion itu kita belum bisa rincikan,” kata ketua panitia Kana S. Here Wila kepada Ekora NTT pada Senin.
Para pedagang tidak dipungut biaya selama pertandingan berlangsung, kata Kana.
“Mereka hanya diminta untuk membantu panitia membersihkan sampah dan mempersiapkan stadion,” ujarnya.
Ia menambahkan turnamen ini tidak semata-mata sebagai ajang hiburan kepada masyarakat. Namun, keterlibatan pelaku UMKM merupakan bentuk kepedulian pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi di daerah.
Kana berharap pelaku usaha memanfaatkan event tersebut untuk meningkatkan pendapatan ekonomi demi memenuhi kebutuhan keluarga.
Ariyati Pati, salah satu pedagang dari Rewarangga Selatan, mengatakan bahwa Bupati Ende Cup sangat membantu untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarga.
Ia berharap kegiatan seperti turnamen olahraga dapat terus digelar secara rutin untuk mendukung roda ekonomi lokal.
“Saya jualan di sini sejak tahun 2010. Jadi, turnamen antar kecamatan ini sangat membantu kami, kalau ramai itu biasanya pemasukan sampai satu juta rupiah,” tutur Ariyati.
Diketahui turnamen tersebut diikuti oleh 21 tim dari masing-masing kecamatan yang tersebar di wilayah Kabupaten Ende.













