Pemkot Kupang Gelontorkan Rp62 Miliar untuk Tingkatkan Infrastruktur Jalan

Total anggaran tersebut akan digunakan untuk pekerjaan jalan dengan berbagai jenis konstruksi, yakni lapen, Hot Rolled Sheet (HRS) atau hotmix, serta beton bertulang.

0
5
Pemkot Kupang Gelontorkan Rp62 Miliar untuk Tingkatkan Infrastruktur Jalan
Pembangunan jalan di Kota Kupang (Foto: HO)

Kupang, Ekorantt.com – Pemerintah Kota Kupang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) mengalokasikan anggaran sebesar Rp62 miliar pada tahun 2026 untuk pembangunan dan peningkatan jalan di berbagai wilayah prioritas.

Anggaran tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas infrastruktur jalan sekaligus memperlancar mobilitas masyarakat.

Total anggaran tersebut akan digunakan untuk pekerjaan jalan dengan berbagai jenis konstruksi, yakni lapen, Hot Rolled Sheet (HRS) atau hotmix, serta beton bertulang.

Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Kota Kupang, Yohanes Puu menjelaskan, sebagian besar anggaran, yakni hampir Rp49 miliar, difokuskan untuk pembangunan jalan dengan konstruksi lapen di kawasan permukiman warga.

Menurutnya, pekerjaan jalan lapen akan diprioritaskan di sejumlah wilayah yang membutuhkan peningkatan akses, terutama di Kecamatan Maulafa, Alak, Oebobo, Kelapa Lima, Kota Raja, dan Kota Lama.

“Maulafa mendapat alokasi kurang lebih Rp24 miliar, Alak Rp14 miliar, sementara gabungan Oebobo, Kelapa Lima, Kota Raja, dan Kota Lama sekitar Rp5 miliar. Sisanya digunakan untuk paket pekerjaan jalan di lokasi lain yang juga menjadi prioritas,” ujar Yohanes, beberapa waktu lalu.

Selain pembangunan jalan lapen, Dinas PUPR juga mengalokasikan sekitar Rp13 miliar untuk pekerjaan jalan dengan konstruksi hotmix dan beton.

“Salah satu proyek terbesar adalah peningkatan Jalan Imam Budiman di samping GOR Oepoi dengan anggaran Rp5,7 miliar,” ungkapnya.

Anggaran tersebut juga mencakup peningkatan Jalan Abdul Wahid di Kelurahan Penkase Oeleta senilai Rp2 miliar, rekonstruksi Jalan Taman Nostalgia sebesar Rp2 miliar, serta pekerjaan hotmix di lima titik jalan lainnya dengan nilai sekitar Rp2 miliar.

Sementara itu, sebesar Rp1,5 miliar disiapkan untuk kegiatan pemeliharaan rutin jalan, termasuk penambalan lubang di sejumlah ruas jalan utama agar tetap aman dan nyaman dilalui masyarakat.

“Kita berharap dengan adanya anggaran ini kondisi infrastruktur jalan semakin baik demi mendukung aktivitas ekonomi warga serta meningkatkan kualitas pelayanan publik di bidang transportasi dan konektivitas antarwilayah,” tandasnya.