Obor Mas Utamakan Kualitas Anggota

Maumere, Ekorantt.com – Memasuki tahun buku 2019, KSP kopdit Obor Mas berkomitmen untuk memperhatikan kualitas anggota.

Kualitas anggota itu mulai dibenahi sejak perekrutan awal menjadi anggota KSP kopdit Obor Mas.

Menurut General Manajer KSP Kopdit Obor Mas, Leonardus Fredyanto Moat Lering, pihaknya akan lebih selektif menjaring anggota baru. Karena itu akan dibuat regulasi yang mengatur jumlah anggota.

Hal ini, kata Fredyanto, dilatarbelakangi oleh persoalan jumlah anggota yang tidak sejalan dengan keaktifannya di koperasi. Anggota boleh banyak tapi belum tentu berkualitas. Inilah yang dialami oleh Obor Mas.

Misalnya jumlah anggota baru sebanyak 20.000-an orang pada tahun sebelumnya ternyata tidak berpengaruh pada partisipasi anggota dalam menyetor simpanan wajib.

iklan

Bahkan ada indikasi angka penyetoran simpanan wajib menurun. Belum lagi resiko kredit lalai yang sewaktu-waktu bisa merepotkan.

Usaha untuk memperbaiki kualitas anggota ini sejalan dengan misi KSP Kopdit Obos Mas yakni mengangkat masyarakat keluar dari ketertinggalan.

Namun, hal ini bukan berarti pihaknya membatasi keinginan masyarakat menjadi anggota.

Pada dasarnya prasyarat menjadi anggota Obor Mas adalah mengikuti pendidikan dan siap untuk menjalankan usaha produktif yang mendatangkan penghasilan bagi anggota itu sendiri.

Untuk itu KSP Kopdit Obor Mas mematok target anggota baru sebanyak 10.000 orang pada tahun buku 2019.

Target pertumbuhan simpanan mencapai 150 miliar rupiah. Dan target asetnya mencapai 850 miliar rupiah per 31 Desember 2019.

“Tahun ini kami harus bekerja dua kali lipat untuk mencapai kisaran seperti itu,” papar Fredyanto.

Tahun buku 2019 juga ditandai dengan penertiban administrasi. Hal ini merujuk pada pemberesan kewajiban-kewajiban anggota dan usaha yang hendak dijalankan anggota.

Anggota yang aktif akan diberikan keleluasaan dalam menggunakan dana koperasi untuk pengembangan usaha produktifnya.

Sebaliknya, koperasi tidak akan melayani anggota yang tidak aktif dalam kegiatan simpanan bulanan.

“Kita ingin kalau mau menjadi anggota harus mulai berusaha. Karena Obor Mas sudah siapkan dana”, tandas Frediyanto kepada Ekora NTT akhir Januari lalu.

Khusus kepada anggota, Fredyanto mengucapkan terima kasih untuk kerja samanya dalam mengarungi tahun buku 2018.

Pada tahun buku 2019, Obor Mas pun akan terus memberikan pemahaman tentang pentingnya hidup berkoperasi kepada anggota dan masyarakat luas.

Tidak hanya itu, pendidikan cerdas keuangan (Financial Literacy) kepada anggota akan diberikan. Tujuannya anggota bisa mengatur dan merencanakan keuangannya dengan baik.

“Kami berusaha mengajak seluruh elemen masyarakat agar menabung dan bisa merencanakan keuangan secara teratur. Karena pencapaian kami ke depan adalah meretas kemiskinan dan kebodohan, seturut program Gubernur NTT,” beber Yanto.

General Manajer KSP Kopdit Obor Mas, Leonardus F. Moat Lering

Kesiapan Manajemen

Dengan berbagai target yang ingin dicapai KSP kopdit Obor Mas, Ketua Pengurus KSP Kopdit Obor Mas, Andreas Mbete mengakui betapa pentingnya persiapan Sumber Daya Manusia (SDM) manajemen.

Armada manajemen harus berkompeten dan memiliki daya saing yang tinggi.

Untuk menyokong kualitas SDM manajemen, jelas Mbete, manajemen akan dibekali pendidikan atau pelatihan yang berkelanjutan.

Diklat bersertifikasi bagi 50 juru tagih dan analis pinjaman pada 22-27 Januari 2019 lalu adalah contohnya.

Pelatihan-pelatihan ini bertujuan untuk memperbaiki kinerja tim manajemen, membiasakan karyawan dengan penggunaan teknologi dalam pelayanan, dan melahirkan karyawan yang berkompeten.

Mbete yakin “karyawan-karyawan yang terlatih dan terdidik mampu bekerja sesuai target yang telah dipatok.”

Ia juga berharap, semua pihak baik pengurus, pengawas, manajemen dan khususnya anggota untuk bekerjasama dalam meraih target yang telah dirancang.

Dengan demikian, target tersebut bisa terealisasi.

Perkembangan KSP Kopdit Obor Mas tiga tahun terakhir (Litbang Ekora NTT)

Pencapaian

Menukil pusat data KSP Kopdit Obor Mas, total aset yang berhasil ditorehkan KSP Kopdit Obor Mas pada tahun buku 2018 sebesar Rp704.072.127.186 dengan pertumbuhan aset sebesar Rp103.188.423.425.

Angka pertumbuhan aset ini mengalami kenaikan dari tahun sebelumnya yang hanya mencapai Rp96.791.142.690.

Sementara total anggota KSP kopdit Obor Mas hingga 31 Desember 2018 sebanyak 86.676 orang. Pertumbuhan anggota pada tahun 2018 sebanyak 9.832 anggota baru.

Angka ini menurun dari tahun sebelumnya yang mencapai angka 22.646 anggota.

TERKINI
BACA JUGA