Albertus Vinsensius: Hak Politik Masyarakat Harga Mati

Namanya sudah tidak asing lagi bagi para mahasiswa di Kota Kupang. Bahkan namanya cukup dikenal dalam keluarga besar Muhammadiyah Indonesia.

Ya, dialah Albertus Vinsensius, Calon Anggota Legislatif Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Dapil III nomor urut 3.

Memang dia tidak setenar politisi kawakan lainnya.

Dia hanyalah satu dari segelintir orang yang memiliki kehendak kuat untuk mendudukan hak politik masyarakat pada tempatnya.

Lahir di sebuah tempat terpencil di Kecamatan Bola pada 25 November 1981 silam, Albertus Vinsensius tidak ingin kalah dengan dengan teman-teman lainnya di kota.

iklan

Usai menamatkan pendidikan dasarnya di SDK Bola dan pendidikan menengah pertama di SLTPK Swasta Diakui Watu Krus Bola, Vinsen, begitu ia disapa para sahabatnya, melanjutkan pendidikan menengah atasnya di SMK Pelayaran Bina Maritim Maumere.

Di tempat inilah, Vinsen ditempa menjadi pribadi yang disiplin dan berkarakter. Vinsen mulai belajar menjadi seorang pelaut.

Paling kurang ia bisa mengetahui teknik dasar berlayar di lautan luas.

Lebih dari itu, Vinsen perlahan-lahan menekuni dunia perikanan. Tiga tahun Vinsen menghabiskan waktu berkutat dengan dunia kelautan.

Dengan umur yang terbilang masih belia itu, Vinsen memberanikan diri mengadu nasib di Kota Karang, Kota Kupang.

Vinsen kecil pun memutuskan untuk melanjutkan studinya pada Universitas Muhammadiyah Kupang dengan jurusan yang linear dengan pendidikan menengah atasnya, jurusan perikanan.

Kerasnya kehidupan di Kota Kupang rupanya berhasil menjadikan Vinsen pribadi yang tahan uji.

Dengan segudang pengalaman yang diperolehnya terutama ketika menggabungkan diri dalam berbagai organisasi kemahasiswaan, Vinsen datang menawarkan diri kepada masyarakat Kabupaten Sikka untuk menjadi penyambung aspirasi.

Prinsip yang selalu dipegangnya dengan teguh yakni hak politik masyarakat adalah sebuah harga mati yang mesti diperjuangkan.

Prinsip ini yang selalu dihidupinya dalam setiap urusan advokasi masyarakat.

Buktinya, pada tahun 2009 ketika mengadvokasi dan memperjuangkan hak mahasiswa dari beberapa perguruan tinggi.

Dengan cara advokasinya yang terbilang sejuk namun menggigit, Vinsen berhasil mengembalikan hak para mahasiswa Universitas Muhammadiyah Kupang, Stikes Surabaya Kupang, dan Undana Kupang yang mengambil kelas jarak jauh diakui oleh pemerintah termasuk ijazahnya sehingga mereka dapat diterima untuk bekerja di mana saja.

Selain itu, Vinsen juga sangat getol dalam memperjuangkan hak buruh di Kota Kupang.

Tak luput juga dari semangatnya untuk melawan praktek human trafficking serta penghancuran lingkungan hidup melalui pertambangan di NTT.

Lebih lagi, pada tahun 2009, Vinsen merupakan orang yang terlibat langsung untuk memperjuangkan agar Flores Timur menunda waktu pencoblosan karena bertepatan dengan Perayaan Jumat Agung.

Kala itu, Vinsen bahkan harus berjuang menerobos dan melakukan lobi dengan Istana Wakil Presiden selama 2 bulan.

Vinsen memang aktivis sejati.

Kini dia kembali ke tanah kelahirannnya. Kehadirannya hanya ingin memastikan hak masyarakat terpenuhi.

Vinsen ingin hak politik masyarakat tidak lagi dikebiri oleh para politisi kotor.

Baginya, hak politik masyarakat adalah harga mati yang harus diperjuangkan hingga titik nadir penghabisan.

Suami dari Bernadetha Erwin ini telah mempersiapkan diri sekian lama demi mengawal hak politik masyarakat.

Bekal ilmu dan pengalaman akan dicurahkan sepenuhnya demi kepentingan rakyat jika dipercayakan masyarakat pada tanggal 17 April 2019 nanti.

Vinsen sudah siap untuk mengawal dan menyuskseskan program yang dicetuskan pemerintahan saat ini.

Ia terpanggil untuk memastikan hak-hak dasar masyarakat terutama akses pendidikan dan kesehatan dirasakan oleh masyarakat Kabupaten Sikka.

Kini, Vinsen sudah berani bernaung di bawah panji PKB dengan ideologi nasionalis-religius, partai yang moderat dan membawa kesejukan bagi siapa saja.

Dengan tag line “PKB Menyatukan Indonesia”, Vinsen siap menyatukan semua kepentingan masyarakat Kabupaten Sikka di gedung Kulababong DPRD Sikka.(adv.)

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
TERKINI
BACA JUGA