Wakil Bupati Sikka, Romanus Woga, didampingi Camat Bola, Plt Kadis Kesehatan, Kapus Bola, juga Asisten Pribadi sedang melakukan peletakan batu pertama pembangunan Puskesmas Bola, Kamis (1/8/2019) di Desa Bola.

Bola, Ekorantt.com – Wakil Bupati Sikka Romanus Woga melakukan peletakkan batu pertama pembangunan Puskesmas Bola, Kamis (1/8/2019) di Desa Bola. Pada kesempatan itu, dia meminta masyarakat setempat agar mengawasi pembangunan serentak menjaga gedung kesehatan publik tersebut.

“Kita sangat mengharapkan pembangunan ini. Karena batu sudah diberkat, semen juga sudah diberkat. Ritual adat juga sudah dimulai. Kita harus melestarikan budaya ini. Tadi potong babi yang dilakukan di batu, itu budaya kita seperti itu,” kata Wabup Romanus.

Dia juga menjelaskan, kehadiran Puskesmas ini membantu masyarakat sebagai tempat untuk memeriksakan kesehatan.

“Kalau kita sakit, kita bisa ada tempat untuk periksa kesehatan. Kalau periksa di Puskesmas juga tidak ada perubahan kita dirujuk ke rumah sakit Maumere,” ujar dia sembari menambahkan bahwa saat ini sedang dibangun RSU Maumere tahap kedua untuk IGD 3 lantai yang menelan biaya 41 miliar.

“Untuk itu, kami mengharapkan semua bangunan, mulai kepemimpinan kami, itu tidak ada yang mangkrak. Karena sudah ada satu dua gedung mangkrak. Kantor Bupati Sikka sampai hari ini belum juga selesai. Kami tanya, mereka bilang sayap kiri dan sayap kananya sudah selesai, bagian tengahnya belum,” imbuhnya.

Dia juga berpesan kepada para kontraktor.

Katanya, “Kalian datang kerja di Puskesmas Bola ini juga harus mempelajari situasi, lokasi di sini. Sehingga tidak ada lagi kendala-kendala seperti di tempat lain.”

Wartawan Bantu Kontrol

Pada kesempatan itu juga, Wabup Romanus meminta secara khusus kepada media, terutama para wartawan, untuk mengontrol segala macam decak pembangunan yang terjadi selama masa kepemerintahan Bupati Robby Idong dan dirinya sebagai Wakil Bupati.

“Di Puskesmas Bola ini, wartawan dan lain-lain juga harus datang kontrol. Ini bangunan tiga lantai. Itu tidak main-main. Tempat kita ini tempat gempa jadi harus kerja yang bagus sesuai gambar, supaya bangunan ini berdiri kokoh dan megah. Dan sesuai dengan kebutuhan kesehatan yang kita inginkan,” tandasnya lagi.

Bagi dia, sikap kontrol tersebut merupakan hal yang baik agar masyarakat kecil bisa merasakan dampak nyata dari pembangunan. Menurut Woga, jika kesehatan dan pendidikan baik, kehidupan suatu masyarakat dalam aspek ekonomi pasti akan baik pula.

Pantauan EKORA NTT, di lokasi proyek Wabup Sikka Romanus Woga bersama Camat Bola, Plt Kadis Kesehatan juga Kapus Bola mengenakan rompi hijau dan helm berwarna putih.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here