Si Jago Merah Lahap Rumah Warga di Nangahure Bukit

Nangahure, Ekorantt.com – Rumah Aloysius Herman (33) dan Horizon Charles Siga (36), warga RT 034 dan RW 06, Nangahure Bukit, Kelurahan Wuring, Kecamatan Alok Barat ludes dilahap si jago merah. 

Kebakaran dua rumah warga itu diduga disebabkan oleh hubungan arus pendek listrik.

Herman, seorang guru di salah satu sekolah dasar di Kecamatan Bola, dan Charles, seorang pegawai harian di salah satu koperasi kredit di Maumere, menyewa rumah kontrakan itu masing-masing dari Lutfina dan Martinus.

Ivon, warga RT 09, Bukit Nangahure bersama beberapa warga lainnya mengisahkan, saat kejadian, dua rumah tersebut dalam keadaan kosong.

Para penghuninya sedang mengikuti acara permandian di tempat lain.

iklan

“Kejadiannya sekitar pukul 14.00 WITA. Waktu itu, Pak Herman masih di sekolah. Ibu Anyela (istri Herman) di tempat acara permandian keponakan di sebelah rumahnya. Pak Charles dan keluarganya juga ada di tempat acara permandian keponakan mereka. Begitu dengar, mereka langsung pulang. Tetapi, rumah sudah terbakar,” ungkapnya.

Menurut Ivon, paska menyaksikan rumahnya terbakar, Ibu Anyela sempat pingsan.

Charles dan keluarganya juga hanya bisa tertunduk lesu melihat rumah mereka sudah rata dengan tanah.

Menurut Ivon, Herman dan istrinya belum sampai setahun menempati rumah itu semenjak pindah dari Bola.

Sementara itu, Charles dan keluarganya sudah beberapa tahun tinggal di rumah itu. 

“Kasihan, semua barang-barang di dalam kedua rumah ludes terbakar. Padahal Pak Herman dan istrinya baru beli kursi sofa, kulkas, TV. Katanya, mereka juga ada simpan uang puluhan juta di rumahnya. Pak Herman baru diangkat Pegawai Negeri Sipil (PNS) baru-baru ini,” ungkap Ivon.

Menurut Ivon, kebakaran terjadi sangat cepat.

Dalam waktu 15 menit, dua rumah dan segala isinya sudah ludes terbakar.

Warga sekitar berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya.

Namun, api sangat cepat merambat.

“Ada satu unit mobil tangki air yang datang  ke lokasi kebakaran berusaha untuk membantu memadamkan api. Tetapi, api tidak bisa padam. Api terlalu cepat merambat,” kata Nona Ivon, gadis keturunan Kloangpopot dan Solor, Flores Timur ini.

Menurut Ivon, salah seorang warga yang berusaha membantu memadamkan api mengalami luka bakar yang sangat parah di kakinya.

Daging kakinya mengelupas karena menginjak seng panas.

Ia langsung dilarikan ke Klinik Pangkalan Angkatan Laut (Lanal) Maumere agar mendapatkan perawatan.

Setelah mendapat informasi dari warga, Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Sat Pol PP Sikka langsung menuju lokasi kebakaran.

Mereka tiba di sana sekitar pukul 15.00 WITA.

Akan tetapi, saat tiba di lokasi kejadian, rumah sudah ludes dan rata dengan tanah. 

Kerugian akibat amukan si jago merah ini belum bisa diprediksi. 

Saat ini, Herman dan istrinya mengungsi ke rumah orang tua sang istri yang tidak jauh dari tempat kejadian.

Sementara itu, Charles dan keluarganya mengungsi ke rumah keluarga yang terdekat.

TERKINI
BACA JUGA