Ketua Komisi Informasi Publik (KIP), Roman Ndau Lendong.

Borong, Ekorantt.com – Ketua Komisi Informasi Publik (KIP), Roman Ndau Lendong meminta para wartawan untuk mengekspos masalah infrastruktur jalan dan air minum di Manggarai Raya.

“Hal ini disampaikannya kepada segenap wartawan pada saat kegiatan Orientasi Jurnalis yang dilaksanakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Jumat (11/10/2019) .

Dalam penyampaiannya, ia memberi contoh kasus yang terjadi di Kecamatan Elar Selatan, Kabupaten Manggarai Timur. Ia menjelaskan, putusnya jaringan infrastruktur antara masyarakat Ngada dan Manggarai Timur saat musim hujan tiba adalah contoh fakta yang sudah semestinya diangkat oleh wartawan.

Roman melanjutkan, terkait persoalan tersebut, itu bisa jadi bukti bahwa masyarakat belum  merasakan kesuksesan otonomi daerah. 

Dalam prediksinya, kalau pola politik tidak berubah dan masih dijalankan dengan aksi-aksi KKN, sampai sepuluh atau bahkan lima belas tahun ke depan pun otonomi daerah tidak akan berjalan.

“Artinya apa? Para pemimpin kita adalah mereka yang berutang. Utang kepada pengusaha dan tim sukses. Coba digali relevansinya dengan infrastruktur yang buruk,” jelasnya.

Lebih lanjut kata Roman, KKN dan pembangunan infrastruktur adalah mata rantai yang saling terkait satu sama lain.

Ia pula meminta masyarakat untuk mawas diri, agar ke depan enggan menerima uang dari calon tertentu.

Ia juga meminta wartawan untuk melakukan investigasi terhadap proyek-proyek pembangunan infrastruktur yang sering jadi ladang korupsi.

“Ke depan, coba teman-teman wartawan mengurai dan mencari solusi-solusi terkait hal itu. Buruknya infrastruktur jalan raya tentu akan berdampak pada kehidupan sosial masyarakat,” tuturnya.

Menurut Roman, wartawan memainkan peranan kunci. Pemerintah maupun publik Indonesia bisa mengetahui persoalan di daerah  melalui tulisan dan berita yang dibuat oleh wartawan.

“Selain persoalan Infrastruktur jalan raya, masalah lain adalah air minum bersih. Semua persoalan ini harus diangkat ke permukaan, agar mendapat perhatian dari pemerintah,” ujarnya.

Adeputra Moses

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here