Masyarakat Rowa Minta Pemkab Nagekeo Bangun SMA dan Klinik Kesehatan di Perbatasan

Mbay, Ekorantt.com – Untuk meningkatkan pelayanan masyarakat di wilayah perbatasan Kabupaten Ngada dan Kabupaten Nagekeo, masyarakat Desa Rowa, Kecamatan Boawae, Kabupaten Nagekeo meminta pemerintah daerah Nagekeo membangun sekolah menengah atas (SMA) dan satu unit klinik pusat kesehatan di desa tersebut.

Hal tersebut disampaikan oleh Penjabat Sementara Kepala Desa Rowa Dedy Savrinus Gili Wale kepada EKORA NTT usai kegiatan Musrenbangdes RKPdes Tahun 2020 di Kantor Desa Rowa, Selasa (15/10/2019).

Menurut Dedy, kehadiran dua sektor penting tersebut sudah diimpikan masyarakat setempat sejak Nagekeo dimekarkan menjadi kabupaten baru pada tahun 2006 lalu.

“Pada dasarnya, masyarakat merindukan dua sektor itu ada di sini. Apalagi ini daerah perbatasan,” ujar Dedy.

Menurut Dedy, wacana pembangunan SMA di desa tersebut sudah digulirkan sejak dirinya belum menjabat sebagai Pjs Kepala Desa Rowa atau pada zaman pemerintahan kepala desa lama.

Saat itu, para tokoh masyarakat Desa Rowa sudah sepakat membentuk panitia pembangunan SMA.

Dedy berpendapat, rencana pembangunan SMA didukung oleh keberadaan 4 sekolah menengah pertama (SMP) pendukung, yaitu SMP Negeri 5 Golewa di Kabupaten Ngada dan SMP Negeri 6 Boawae, SMP Negeri 2 Boawae, serta SMP Satap Malalaja di Kabupaten Nagekeo.

“Waktu pertemuan di Bajawa, Kabupaten Ngada, saya sudah pernah angkat untuk pembangunan sekolah menengah atas (SMA) dan klinik center kesehatan di wilayah perbatasan,” ujarnya.

Tokoh Masyarakat Desa Rowa Ambrosius Ceme mengaku mendukung penuh rencana pembangunan SMA.

iklan

“Ini daerah perbatasan. Kehadiran SMA sangatlah penting. Semua demi anak-anak di perbatasan, apalagi kita sudah punya lahan untuk pembangunan sekolah tersebut,” ujarnya.

Belmin Radho

TERKINI
BACA JUGA