Johnny Plate Minta Masyarakat Manfaatkan Internet Desa untuk Kegiatan Produktif

Larantuka, Ekorantt.com – Menteri Komunikasi dan Informasi (Menkominfo) Republik Indonesia, Johnny G. Plate meminta masyarakat desa agar memanfaatkan akses internet untuk kegiatan produktif. Hal ini disampaikannya saat meresmikan bantuan internet di Desa Woloklibang, Kecamatan Adonara Barat, Kabupaten Flores Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur, Jumat (26/06/2020).

Ruang digital, kata Johnny, dapat dijadikan sebagai arena berselancar bagi para petani dan pengusaha untuk menyediakan kebutuhan permintaan dan pasar.

“Kita punya mete beribu-ribu hektare, kelapa, kemiri, dan lainnya. Semuanya ada di desa. Jika dulu kalau kita jual hasil pertanian dan perkebunan dengan pergi ke pasar. Sekarang, dengan cukup memakai ruang digital kita dapat mempromosikan hasil pertanian, kekayaan alam yang kita miliki. Kita duduk saja di rumah tidak lagi ke pasar. Pasar sekarang tersedia di ruang digital,” jelas Jhonny Plate.

Lanjut Johnny, dalam era demokrasi, era kebebasan berpendapat dan kebebasan pers, ruang internet diisi dengan segala macam hal, baik yang positif maupun negatif. Selain itu ruang internet diisi dengan informasi yang sifatnya sampah seperti menyebarkan hoaks, hate speech, fitnah, dan kebohongan.

Dikatakannya, ruang internet mesti digunakan secara cerdas demi kemaslahatan hidup orang banyak.

iklan

“Jangan gunakan ruang internet untuk menyebarkan hoaks, hate speech, fitnah, dan kebohongan. Saya minta, jangan! Gunakan sebaik-baiknya ruang internet sebagai ruang spiritual. Gunakan sebaik-baiknya sebagai bentuk tanggung religius kita terhadap iman dan tanggung jawab moral kita untuk bangsa dan tanah air Indonesia,” tegas Johnny.

Johnny menjelaskan, untuk menjamin ketersediaan internet di wilayah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T) di seluruh wilayah Indonesia, saat ini Kominfo sedang membangun secara besar-besaran jaringan untuk menjangkau wilayah yang lebih luas, sampai di tingkat desa.

Untuk mempersiapkan Sumber Daya Manusia (SDM), Kominfo, ujar Johnny mempunyai program talenta digital yang bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dan daya saing SDM di bidang teknologi informasi dan komunikasi.

Talenta digital mimiliki tiga level. Pertama, literasi digital. Level ini memberikan stimulus kepada petani, peternak dan ibu-ibu rumah tangga untuk tahu dan mengerti apa itu internet. Kedua, digital talent scholarship. Level ini untuk orang muda yang berijasah SMA dan Sarjana. Ketiga, digital leadership academy. Level ini untuk menghasilkan master mentor digital bagi para kepala-kepala dinas Kominfo dan dosen-dosen dari perguruan tinggi.

“Program ini gratis dan banyak. Tersedia 50 ribu hingga 60 ribu peserta tiap tahunnya. Saya harap anak muda di Flores Timur dapat mengikuti pelatihan ini. Kita butuh talenta digital yang baik,” tegas Johnny.

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
TERKINI
BACA JUGA