Dugaan Peluru Nyasar di Rumah Warga Flotim Masih Menjadi Teka-Teki

Larantuka, Ekorantt.com – Dugaan peluru nyasar yang menembus atap rumah warga di Jalan Pantai Palo, Kelurahan Sarotari Tengah, Kota Larantuka, Kabupaten Flores masih menjadi teka-teki. Pasalnya, belum diketahui siapa pemilik proyektil peluru itu.

Meski begitu pihak Polres Flores Timur akan mendalaminya. Kasi Humas Polres Flotim, Ipda Anwar Sanusi mengatakan bahwa soal dugaan proyektil peluru nyasar sudah didengar langsung oleh pihak kepolisian dari laporan warga.

Pihak kepolisian pun telah menerjunkan tim ke lapangan.

“Info kita dapatkan duluan di masyarakat lalu, kemudian kita lakukan pengecekan ke TKP dan kita  amankan dugaan proyektil tersebut,” ujar Anwar Sanusi.

“Kita melakukan olah TKP, kita melihat dugaan sebuah proyektil dan kita dalami bagaimana awalnya. Kita juga akan dalami informasi dari keluarga-keluarga terkait,” sambungnya.

iklan

Sejauh ini, kata Sanusi, pihaknya mengamankan dugaan proyektil itu. Pihaknya akan segera mengirim ke laboratorium Bali.

“Kita akan kirim ke laboratorium forensik bali untuk diteliti,” sebutnya.

“Jenis apa, dan dipakai oleh senjata apa. Untuk diketahui belum ada laporan resmi hingga saat ini oleh pihak keluarga,” terangnya.

Ekora NTT sudah mendatangi pihak keluarga yang rumahnya ditembusi peluru nyasar, tapi mereka menolak memberi keterangan.

Sebelumnya, sebuah rumah warga di Jalan Pantai Palo, Kelurahan Sarotari Tengah, Kota Larantuka, Kabupaten Flores Timur disasar peluru misterius pada Sabtu (01/01/2022) sekitar pukul 20.00 Wita.

Publik mengetahuinya lewat postingan Januar Lamabelawa di laman Facebook. Kepada Ekora NTT, Lamabelawa mengaku, dirinya mendengar bunyi keras pada atap seng rumah saat mereka bertamu ke situ.

Awalnya dipikir kembang api yang gagal meletus dan jatuh di atap rumah, karena pada jam demikian ada warga yang bermain kembang api.

Ternyata, bunyi di atap seng bukan kembang api yang gagal meletus tapi sebuah peluru asli yang menembusi atap rumah. Akibatnya, atap seng pun berlubang.

Hal itu diketahui setelah salah seorang anggota keluarga, yang kebetulan menyapu lantai di ruang tengah semalam, dan ia menemukan sebuah peluru. Ia lalu menggeser peluru tersebut ke tepi dinding dengan sapu.

Pada Minggu pagi, 2 Januari 2021, seorang anggota keluarga yang lain melihat peluru itu dan menyampaikan kepada seluruh anggota keluarga. Mereka pun panik.

Pihak keluarga segera menghubungi anggota keluarga di Kupang yang kebetulan seorang anggota polisi melalui video call untuk memastikan apakah itu peluru benaran. Dan sang polisi menyampaikan bahwa dia akan mengontak rekan polisi di Polres Flores Timur untuk datang ke rumah.

Beberapa waktu kemudian, lima anggota polisi dari Polres Flotim datang untuk mencari informasi lebih jauh tentang adanya peluru misterius. Kini, peluru sudah diamankan dan akan dikirim ke Bali seperti yang disampaikan Ipda Sanusi

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
TERKINI
BACA JUGA