Dinstan Ngada Terapkan Program Pompanisasi untuk Sawah Tadah Hujan

Ia optimis program ini dapat mendorong aktivitas petani agar lebih maksimal. Dengan begitu, ketersediaan pangan di tingkat petani tetap stabil.

Bajawa, Ekorantt.com – Dinas Pertanian Kabupaten Ngada, NTT, mengoptimalkan sejumlah wilayah yang memiliki lahan sawah tadah hujan dengan menerapkan sistem pompanisasi.

Kepada Dinas Pertanian Ngada, Edeltrudis Ngole, saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu, 8 Mei 2024 mengatakan pihaknya telah mencatat potensi lahan yang akan menerapkan sistem pompanisasi. Hal ini dilakukan sebagai dasar bagi terlaksananya program.

“Potensi kita ada 3.071 hektar, yang sudah masuk dalam calon petani calon lahan (CPCL) ada 2.276 hektar,” ujarnya.

Edeltrudis menerangkan tujuan dari kegiatan pompanisasi yakni untuk menjaga ketersediaan air dan menjaga indeks pertanaman (IP) khususnya wilayah yang ada lahan sawah tadah hujan.

Ia optimis program ini dapat mendorong aktivitas petani agar lebih maksimal. Dengan begitu, ketersediaan pangan di tingkat petani tetap stabil.

iklan

“Dalam program ini, sesuai arahan dari pusat, kita menggandeng Dinas PUPR untuk survei mata airnya,” jelasnya.

Dia menyebutkan program pompanisasi diterapkan di beberapa kecamatan antara lain, Kecamatan So’a, Wolomeze, Bajawa Utara, Riung, Riung Barat, Golewa, Golewa Barat, Golewa Selatan, dan Bajawa.

Wilayah-wilayah ini akan mendapat bantuan peralatan dari Kementerian Pertanian berupa benih, pupuk, alsintan, dan mesin pompa.

“Semua bantuan akan dikucurkan dari pusat,” tutup Edeltrudis.

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
TERKINI
BACA JUGA