Beberkan Hasil Pemeriksaan Pelayanan Keuangan Kopdit Pintu Air, Pengawas Minta Antisipasi Kredit Lalai

Pinjaman beredar selama tahun buku 2023 sebesar Rp1.718.758.842. Kondisi ini mengalami pertumbuhan sebesar 15,68 persen atau Rp232.909.122.641 dari tahun sebelumnya.

Maumere, Ekorantt.com – Pengawas membeberkan hasil pemeriksaan terhadap aspek-aspek kunci yang mempengaruhi baik buruknya kinerja KSP Kopdit Pintu Air pada tahun buku 2023.

“Terutama yang berkaitan dengan aspek tata kelola, aspek profil risiko, aspek keuangan, serta aspek permodalan,” jelas Ketua Pengawas Kopdit Pintu Air, Barnabas Hening saat menyampaikan hasil pemeriksaan pengawas kepada peserta forum Rapat Anggota Tahunan (RAT) tahun buku 2023 di kantor pusat Kopdit Pintu Air, Desa Ladogahar, Kecamatan Nita, Kabupaten Sikka, Sabtu, 25 Mei 2024.

Ia menjelaskan, aspek tata kelola berkaitan dengan penerapan prinsip koperasi yakni keanggotaan bersifat sukarela dan terbuka.

Pengawas menyoroti dokumen keanggotaan yang dikelola secara lengkap oleh manajemen, baik anggota baru maupun lama dalam buku manual dan sikopdit online.

iklan

Masih dalam aspek tata kelola, lanjut Barnabas, pengawas memeriksa dokumen yang berkaitan dengan surat izin usaha simpan pinjam, struktur pengurus dan manajemen, keanggotaan, serta anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART).

Kemudian pada aspek profil risiko, pengawas menyoroti risiko kredit, membandingkan jumlah kredit beredar dengan tunggakan yang terjadi dalam bulan berjalan.

Pinjaman beredar selama tahun buku 2023 sebesar Rp1.718.758.842. Kondisi ini mengalami pertumbuhan sebesar 15,68 persen atau Rp232.909.122.641 dari tahun sebelumnya.

Disoroti pula kredit lalai dan bagaimana upaya mengantisipasinya. Pertama, memperhatikan prinsip kehati-hatian dalam melayani kredit kepada anggota. Kedua, selektif memberikan kredit.

Masih dari aspek profil risiko, kata Barnabas, pengawas tajam melihat pengelolaan dana perlindungan bersama (Daperma).

Beberkan Hasil Pemeriksaan Pelayanan Keuangan Kopdit Pintu Air, Pengawas Minta Antisipasi Kredit Lalai2
Sesi foto pengurus, pengawas, pemimpin rapat bersama para saksi usai penandatanganan berita acara RAT tahun buku 2023 di Aula Sumur Yakob lantai 3 gedung kantor pusat Kopdit Pintu Air,  Desa Ladogahar, Kecamatan Nita, Kabupaten Sikka, NTT, Sabtu, 25 Mei 2024 (Foto: Lukas Rudolf/ Ekora NTT)

Jumlah anggota yang tercatat hingga 31 Desember 2023 sebanyak 341.251 orang.  Dari jumlah itu, yang telah terbit polisnya baru 175.779 orang dengan jumlah simpanan sebesar Rp473.191.578.76 atau baru 58,6 persen. Sedangkan yang belum menerbitkan polisnya berjumlah 165.472 anggota.

Karena itu, Barnabas meminta manajemen supaya memeroses penerbitan polis bagi anggota yang belum mendapatkannya.

Selanjutnya dalam aspek kinerja keuangan, Barnabas mendorong manajemen untuk meningkatkan pendapatan usaha agar dapat memperbesar SHU. Lalu, melakukan efisiensi terhadap biaya-biaya yang masih punya peluang untuk dikurangi.

“Dan yang terakhir berkaitan dengan aspek permodalan yang mencakupi kecukupan permodalan dan serta kecukupan pengelolaan permodalan,” imbuh Barnabas.

“Kami berharap agar manajemen perlu berusaha meningkatkan modal sendiri terutama dengan mengaktifkan anggota pasif dan tingkatkan modal lembaga dengan memaksimalkan swadaya,” pungkasnya.

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
TERKINI
BACA JUGA