Kupang, Ekorantt.com – Ketua Pengurus KSP Kopdit Pintu Air, Yakobus Jano berkata, tujuan utama koperasi bukan semata mencari keuntungan, tetapi membangun kesejahteraan bersama melalui gerakan ekonomi rakyat yang inklusif.
Jano menuturkan perjalanan koperasi yang berdiri sejak tahun 1995 itu dimulai dari kelompok kecil masyarakat desa yang dibangun atas semangat solidaritas dan saling membantu.
“Hari ini KSP Kopdit Pintu Air telah memiliki lebih dari 503 ribu anggota di seluruh Indonesia dengan total 129 jaringan pelayanan, mulai dari kantor cabang, kantor cabang pembantu hingga kantor kas,” jelasnya saat peresmian kantor cabang ke-62 dari KSP Kopdit Pintu Air di Jalan M. Praja, Kelurahan Alak, akhir Mei lalu.
Jano pun mengajak masyarakat membangun budaya menabung dengan pola hidup sederhana, yakni mendahulukan tabungan sebelum pengeluaran.
Ia menilai kebiasaan tersebut menjadi salah satu kunci utama peningkatan kesejahteraan keluarga.
Selain itu, ia menekankan pentingnya integritas, tanggung jawab dan semangat pelayanan dalam membangun koperasi yang sehat dan berkelanjutan.
Menurutnya, koperasi harus hadir sebagai sarana pemberdayaan masyarakat tanpa membedakan suku, agama maupun golongan.
Kantor Kopdit Pintu Air Cabang Alak diresmikan oleh Sekretaris Daerah Kota Kupang, Jeffry E. Pelt. Pembukaan cabang yang berlokasi di Jalan M. Praja, Kelurahan Alak, Kecamatan Alak itu merupakan yang ke-62 dari Kopdit Pintu Air.
Dalam sambutannya, Jeffry berharap kehadiran kantor baru itu semakin memperluas akses layanan keuangan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat di wilayah Alak dan sekitarnya.
Ia juga mengapresiasi konsistensi Kopdit Pintu Air yang terus berkembang dari sebuah desa kecil hingga memiliki jaringan pelayanan di berbagai daerah di Indonesia.
Menurutnya, menjaga konsistensi pelayanan dan kepercayaan masyarakat jauh lebih sulit dibanding sekadar membuat komitmen.
“Pemerintah Kota Kupang sangat berterima kasih karena KSP Kopdit Pintu Air secara nyata telah mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat. Koperasi ini bukan hanya berbicara, tetapi sudah berbuat selama 31 tahun dengan menjaga komitmen pelayanan kepada masyarakat,” ujar Jeffry.
Ia menegaskan, Pemerintah Kota Kupang memberikan apresiasi tinggi terhadap koperasi yang dinilai telah menjadi penggerak nyata ekonomi masyarakat.
Menurutnya, koperasi bukan sekadar lembaga simpan pinjam, tetapi merupakan sokoguru perekonomian nasional sebagaimana diamanatkan dalam konstitusi.
Kehadiran Kopdit Pintu Air dinilai telah membantu masyarakat melalui pembiayaan pendidikan, pengembangan usaha kecil, hingga peningkatan kesejahteraan anggota.
