Dompu, Ekorantt.com – Agani, seorang anggota polisi dari Polsek Hu’u yang bertugas sebagai Bhabinkamtibmas di Desa Sawe, Kecamatan Hu’u, Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat(NTB) ikut memperkenalkan layanan Kopdit Pintu Air kepada warga di desa itu pada Minggu, 27 September 2026.
Di hadapan warga, Agani mengungkapkan keresahan terhadap rentenir yang terus menekan masyarakat dengan bunga pinjaman yang besar.
“Saya pasang badan bukan saja demi menjaga keamanan dan ketertiban warga, tetapi saya juga prihatin dengan situasi sosial ekonomi. Karena itu saya hadirkan Kopdit Pintu Air di sini,” ujar Agani saat sosialisasi Kopdit Pintu Air di Desa Sawe, Minggu.
Agani prihatin terhadap situasi ekonomi terutama berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan modal bagi warga desa yang mayoritas bermata pencaharian sebagai petani.
Setiap menjelang musim tanam, misalnya, warga ramai mencari pinjaman untuk modal kerja. Pinjaman itu akan dikembalikan saat panen dengan bunga yang tinggi, sehingga keuntungan yang mereka dapat sangat kecil.
Fenomena ini mendorong Agani untuk ikut mensosialisasikan kepada warga agar dapat mengakses layanan modal di Kopdit Pintu Air. Dengan begitu, mereka keluar dari jeratan rentenir.
Dalam sosialisasi itu, warga merasa tertarik untuk bergabung menjadi anggota Kopdit Pintu Air karena mendapat banyak keuntungan.
Bukan saja melatih anggota untuk menabung dan meminjam, tetapi juga mendapat perlindungan melalui dana solidaritas kesehatan dan beasiswa bahkan sampai pada jaminan kematian melalui santunan kematian.
Sebanyak 10 orang dari peserta langsung mendaftarkan diri menjadi anggota.
Sekretaris Desa Sawe, Taufik, menyampaikan terima kasih kepada tim dari Kopdit Pintu yang berkenan datang untuk memberikan sosialisasi kepada warga desa. Ia berjanji akan mengajak warga sebanyak mungkin unutk bergabung menjadi anggota Kopdit Pintu Air.
Kegiatan itu dihadiri oleh tim penggerak PKK Desa Sawe dan puluhan warga. Sementara tim Kopdit Pintu Air yang hadir memberikan sosialisasi dipimpin oleh Nurlaely.

