Suasana Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) STKIP Citra Bakti Ngada, Tahun Ajaran 2019/2020 berlangsung di Lapangan Sepak Bola STKIP Citra Bakti, Rabu (04/09/2019). (Foto: Adeputra Moses/Ekorantt.com).

Bajawa, Ekorantt.com – Apel pembukaan kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) STKIP Citra Bakti Ngada, Tahun Ajaran 2019/2020 berlangsung di Lapangan Sepak Bola STKIP Citra Bakti, Rabu (04/09/2019). Kegiatan tersebut dihadiri masing-masing koordinator Program Studi serta dosen dan seluruh civitas akademika STKIP Citra Bakti.

Tujuan umum dari kegiatan PKKMB ini juga adalah memberikan pembekalan kepada mahasiswa baru untuk mempercepat adaptasi mahasiswa baru dengan lingkungan dan proses belajar baru di kampus STKIP Citra Bakti Ngada.

Dalam laporan ketua panitia PKKMB, Yohanes Bayo Ola Tapo, S. Pd., M. Or mengatakan, kegiatan PKKMB bertujuan menyiapkan mahasiswa baru untuk melewati proses transisi menjadi mahasiswa yang dewasa, mandiri, dan mampu beradaptasi dengan lingkungan juga proses belajar yang baru. Selain itu, PKKMB juga bertujuan memberikan bekal-bekal yang perlu bagi mahasiswa, demi keberhasilan mereka menempuh pendidikan di perguruan tinggi. 

Dikatakan Yohanes, aktivitas-aktivitas di PKKMB menjadi titik tolak pembentukan dan pembinaan idealisme para mahasiswa, terutama yang berhubungan dengan rasa cinta tanah air dan kepedulian terhadap lingkungan sosial. PKKMB ini diharapkan dapat membangun visi para mahasiswa mengenai karakter intelektual generasi muda yang religius, nasionalis, mandiri, gotong-royong dan berintegritas.

Visi ini akan berdampak pada terbentuknya masyarakat ilmiah dalam lingkungan kampus, dengan cendekiawan yang memiliki kedalaman ilmu, keluhuran akhlak, dan berdaya saing global sebagai penggeraknya.

Yohanes juga menjelaskan, dalam kegiatan PKKMB ini, para mahasiswa juga diberi penjelasan dan penyadaran mengenai berbagai hal yang dapat menghambat studi mahasiswa. Ini dilakukan sebagai langkah awal untuk mencegah terjadinya cuti, lamanya masa studi yang tidak sesuai dengan ketentuan normal, dan bahkan putus studi atau drop out.

Hal penting lain yang juga dibahas dalam kegiatan PKKMB ini adalah revolusi industri 4.0, penanaman pemahaman tentang globalisasi, dan berbagai proses literasi data, literasi teknologi, literasi kemanusiaan dan kesiapan penguasaan kompetensi yang diperlukan di abad 21.

Dr. Dek Ngurah Laba Laksana, M. Pd dalam amanat upacara mengatakan, kegiatan ini merupakan kegiatan wajib untuk semua calon mahasiswa di seluruh Indonesia.

“Pentingnya kegiatan ini akan kalian rasakan di beberapa hari ke depan”, kata Laksana.

Ia juga mengkonfirmasi bahwa selama empat hari kegiatan, peserta akan banyak dibekali materi mulai dari bidang akademik, kemahasiswaan,  kebangsaan, radikalisme, dan narkoba.

Untuk diketahui, peserta PKKMB berjumlah 190 mahasiswa dari enam Program Studi di antaranya, Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi (PJKR), Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PG-PAUD), Pendidikan Musik, Pendidikan IPA, dan Pendidikan Matematika.

Adeputra Moses

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here