Verifikasi Aset PKO TTU Selesai, Gaji 13 bagi Guru Mulai Dibayarkan

Kefamenanu, Ekorantt.com – Gaji ke 13 untuk para guru, tenaga kontrak serta pengawas, dan para pegawai lain di Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (PKO) Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) yang selama ini sempat ditunda, sudah mulai dibayarkan oleh pemerintah.

Pembayaran gaji ke 13 tersebut dilaksanakan setelah para guru dan tenaga kontrak serta pengawas dan para pegawai di Dinas PKO selesai melakukan verifikasi aset di sekolah masing-masing.

Saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (18/09/2019) Plt. Kepala Dinas PKO, Yoseph Mokos mengatakan, proses pembayaran gaji ke 13 termasuk administrasi teknis telah dirampungkan, terutama yang menyangkut permintaan berkas baik itu SPM, SPJ, dan berkas lainnya. Proses perampungan berkas sudah berjalan sejak tanggal 8 Juli 2019.

“Semua proses pembayaran gaji ke 13 sudah dipenuhi menurut tata cara permintaan dari keuangan, hanya karena kendala inventarisasi aset, sehingga terjadi penundaan pembayaran. Namun, sesuai kondisi terakhir, sudah terjadi kliring dari bank ke nomor rekening masing-masing,” ujarnya.

Jumlah anggaran untuk pembayaran gaji ke 13, Kata Yoseph, mencapai angka Rp.10 miliar lebih dan nantinya akan dibayarkan kepada sekitar 2.000 lebih guru, tenaga kontrak dan pegawai di dinas PKO Kabupaten TTU.

iklan

“Saya berharap bank sudah bisa mentransferkan dana tersebut ke nomor rekening masing-masing. agar semua pegawai dan para guru di lingkungan dinas PKO Kabupaten TTU, dapat bergotong royong dalam menyelesaikan tugas secara bersama-sama. Karena saya yakin hanya dengan gotong royong serta kerja sama, pekerjaan seberat apapun dapat kita selesaikan dengan baik,” jelasnya.

Selain itu, Yoseph juga menjelaskan bahwa hingga saat ini, Dinas PKO TTU telah selesai melakukan verifikasi aset.

Ada dua tahapan verifikasi terhadap seluruh aset tersebut yakni verifikasi administrasi yang sudah dilakukan terlebih dahulu dan verifikasi faktual yang baru selesai dilakukan.

Yoseph mengatakan, selama hampir tiga bulan lebih pihaknya melakukan verifikasi terhadap aset di 159 sekolah dasar negeri, dan 78 sekolah menengah pertama negeri, serta sembilan kantor cabang dinas.

“Jadi terhitung sejak, Jumat 13 September 2019 kami sudah selesai melakukan verifikasi faktual terhadap semua aset yang ada di sekolah-sekolah itu”, ujarnya.

Yoseph mengatakan, dengan selesainya verifikasi faktual terhadap seluruh aset di ratusan sekolah itu, maka Dinas PKO telah  melaksanakan tanggung jawabnya mengawasi aset-aset di lingkungan kewenangannya.

“Maka dengan demikian sudah selesai kewajiban kami dari dinas pendidikan bersama seluruh teman pengawas, kepala sekolah, para guru, dan cabang dinas melakukan verifikasi aset. Berkat kerja keras dari teman-teman, persoalan terkait verifikasi aset sudah selesai. Oleh karena itu, saya ucapkan terima kasih kepada semua pihak yang membantu kami menyelesaikan semua tugas ini,” terangnya.

Sandro

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
TERKINI
BACA JUGA