Ruteng, Ekorantt.com – Yerry Pattinasarany menerangkan tiga faktor terjadinya penggunaan narkoba di kalangan orang muda. 

Ketiga faktor yang menyebabkan kaum muda terjerumus dalam narkoba itu antara lain, masalah dengan orang tua, tidak ingin dibilang penakut, dan karena penasaran atau rasa ingin tahu yang tidak diarahkan.

Hal tersebut disampaikan oleh Yerry dalam seminar sehari bertema “Kaum Muda Lintas Agama Peduli Narkoba” yang digelar oleh Komisi Hubungan Antar Kepercayaan Keuskupan Ruteng bersama Kodim 1612 Manggarai dan Gereja Betel Indonesia (GBI) Ruteng Family pada Senin (7/10/2019) di Ruteng.

“Ditemukan begitu banyak anak muda mengkonsumsi narkoba bukan karena ada masalah pribadi yang berat tetapi karena rasa penasaran,” beber Yerry.

Yerry juga menjelaskan, 30 sampai 70 orang anak bangsa meninggal setiap hari akibat narkoba.

“Saya mau katakan, kita bukan lagi darurat melainkan sudah menjadi bencana,” tutur salah satu anggota di Badan Penanggulangan Narkoba Nasional itu.

Di hadapan puluhan siswa dan mahasiswa yang hadir, ia menoreh kembali kisah dirinya saat mengenyam pendidikan di Sekolah Menengah Atas (SMA). Kala itu, Yerry sendiri menggunakan narkoba karena rasa penasaran. Ia mengaku 9 tahun dirinya terus bergumul untuk keluar dari dunia narkotika.

“Dari 100 teman saya yang dulu menggunakan narkoba, sekarang sisa 3 orang. Yang lain telah meninggal dunia” kata Yerry.

Ia berharap, agar generasi muda bangsa hari ini tidak menggunakan narkoba yang rentan menimbulkan rusaknya masa depan generasi muda.

Adeputra Moses

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here