Kamis, 9 Juli 2020

Polres Flotim Tetapkan 2 Tersangka Kasus Korupsi Talud Ekasapta

- Advertisement -

Larantuka, Ekorantt.com – Polres Flores Timur menetapkan 2 tersangka kasus Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) dalam proyek Pembangunan Talud Pengaman Pantai dan Timbunan di Kelurahan Ekasapta, Kecamatan Larantuka, Kabupaten Flores Timur tahun 2018.  

Keduanya yakni Lazarus Krisbene Makin, Kuasa Direktur PT Sumber Griya Permai Kupang dan Atonius Benny Far Johanes, Kepala Bidang Pengairan merangkap sebagai Penjabat Pembuat Komitmen (PPK) Dinas PUPR Kabupaten Flores Timur.

“Kemarin kita lakukan penyelidikan dengan saksi ahli Akuntan Publik Malang. Dalam RAP pengerjaan itu, sesuai dengan keterangan saksi, dari uang muka yang sudah dicairkan untuk realisasi pengerjaan sebesar 21 persen, namun fisik yang ditemukan di lapangan hanya 14,5 persen,” jelas Kepala Unit Tipikor Polres Flores Timur, Aipda Jimmy Arief, di ruang kerjanya, Selasa (22/10/2019).

“Akhirnya kita menetapkan 2 tersangka kasus tindak pidana korupsi dalam proyek tersebut.”   

Jimmy menyebutkan, dalam kasus ini ada indikasi kerugian negara sebesar Rp816.177.2017,13. Besaran kerugian negara ini didapat dari kekurangan volume pekerjaan yang tidak sesuai dengan realisasi anggaran dan denda keterlambatan.

“Indikasi kerugian negara ini diketahui melalui besaran anggaran yang sudah direalisasi sebanyak 21 persen namun pengerjaan fisik di lapangan masih mencapai 16 persen dan ditambah dengan denda keterlambatan,” urai Jimmy.    

“Kedua tersangka mendapat ancaman kurungan seumur hidup, paling singkat 4 tahun paling lama 30 tahun.”

Ketika dikonfirmasi terkait adanya potensi penambahan tersangka baru, Jimmy menegaskan, tidak menutup kemungkinan adanya tersangka baru sebab proses penyelidikan masih terus dikembangkan.

“Hari ini pemeriksaan tersangka kontraktor untuk BAP tambahan.  Tidak menutup kemungkinan akan ada penambahan tersangka, namun masih terus dikembangkan penyidikan kedepan,” jelas Jimmy.  

Untuk diketahui, Proyek Pembangunan Taluk Ekasapta merupakan proyek Tahun Anggaran (TA) 2018 dengan mengggunakan anggaran APBD sebesar Rp3.195.000.00. Pengerjaan dimulai pada bulan Juli 2018 dengan batas akhir masa kontrak pada 31 Desember 2018. Namun hingga Oktober 2019 (10 bulan dari akhir masa kontrak) proyek ini tak kunjung selesai dikerjakan.

TERKINI

Dishub Ende Ancam Bekukan Trayek Armada Transportasi yang Bandel

Ende, Ekotantt.com - Dinas Perhubungan Kabupaten Ende mengancam akan membekukan izin armada transportasi yang bandel karena beroperasi tak sesuai dengan trayek. Kepala Bidang Perhubungan Darat...

Pemkab Ende Diminta Segera Salurkan Bantuan untuk Mahasiswa di Luar Daerah

Ende, Ekorantt.com - Pemerintah Kabupaten Ende diminta segera menyalurkan bantuan dana untuk mahasiswa asal Kabupaten Ende di luar daerah yang hingga kini belum dicairkan. Permintaan...

Setwan DPRD NTT Sumbang Satu Ton Beras untuk Panti Asuhan di Kota Kupang

Kupang, Ekorantt.com - Sekretariat (Setwan) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menyalurkan satu ton beras untuk empat Panti Asuhan di...

Ketua PKS Ende: Kami Ingin Wakil Bupati Berasal dari Figur Internal DPRD

Ende, Ekorantt.com - Tujuh partai pengusung paket Marsel-Djafar dalam Pilkada Ende 2018 lalu- Golkar, NasDem, PDIP, Demokrat, PKB, PKPI, dan PKS- sedang membangun komunikasi...

BACA JUGA

Beradaptasi di Tengah Pandemi, 17.571 Bumdes Lakukan Registrasi Ulang

Jakarta, Ekorantt.com – Kemampuan beradaptasi masyarakat desa di tengah pandemi Covid-19 menjadi hal yang diperhatikan oleh Kementerian Desa, Pembangunan Daerah. Dalam Webinar yang digelar...

Hidupkan Geliat Ekonomi, Desa-Desa Wisata Diminta Kembali Dibuka

Jakarta, Ekorantt.com – Demi menghidupkan kembali geliat ekonomi di desa, Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Abdul Halim Iskandar meminta desa-desa...

Mie Kelor, Keativitas Mahasiswa KKNT IKIP Muhammadiyah Maumere di Desa Geliting

Maumere, Ekorantt.com - Sekelompok mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) dari IKIP Muhammadiyah Maumere memberikan pelatihan pembuatan mie kelor atau merunggai, (Moringa Oleifera) kepada...

Keuskupan Ruteng Minta Bupati Agas Tak Mendukung Kelanjutan Pembangunan Pabrik Semen dan Tambang Batu Gamping

Borong, Ekorantt.com - Menyikapi rencana pembangunan pabrik semen dan tambang batu gamping di Manggarai Timur, pihak Keuskupan Ruteng melakukan dialog dengan Bupati Andreas Agas...

Kemenkop UKM Terus Gulirkan Relaksasi Pembiayaan bagi Koperasi di Tengah Pandemi

Jakarta, Ekorantt.com - Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki menjelaskan, sebanyak 40 koperasi yang merupakan mitra Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) KUMKM sudah 100...

Kisah Perawat Charolin di Pulau Palue, Nikmatnya Mabuk Laut hingga Naik Turun Gunung

Maumere, Ekorantt.com - Mengabdi selama kurang lebih lima tahun di Pulau Palue punya kesan tersendiri bagi Maria Mahendra Charolin. Dara 28 tahun ini adalah...

‘Detusoko Rest Area’ Siap Jadi Tempat ‘Display’ Produk Wisata Desa

Ende, Ekorantt.com – Taman Nasional (TN) Kelimutu mendukung potensi agrowisata Detusoko sebagai salah satu desa penyangga Kelimutu. Kali ini, dukungan itu ditunjukkan lewat pembangunan...

Dishub Ende Ancam Bekukan Trayek Armada Transportasi yang Bandel

Ende, Ekotantt.com - Dinas Perhubungan Kabupaten Ende mengancam akan membekukan izin armada transportasi yang bandel karena beroperasi tak sesuai dengan trayek. Kepala Bidang Perhubungan Darat...
- Advertisement -

1 KOMENTAR

  1. Selamat siang,
    Seharusnya di tetapkan juga panitia tender (ULP) dan juga Konsultan Perencana yang tidak melakukan survey menggunakan alat THEODOLIT dan bagaimana pekerjaan dimana dalam kondisi genangan air laut

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here