Kemeriahan Natal dan Tahun Baru (Nataru) bersama Kontak di Paroki Wajur, Rabu, 12 Februari 2020

Labuan Bajo, Ekorantt.com – Sesepuh Komunitas Ata Kolang (Kontak), Anton Ali menyinggung Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Manggarai Barat saat Natal dan Tahun Baru (Nataru) bersama Kontak di Paroki Wajur, Rabu, 12 Februari 2020.

Menurut Anton, Pilkada yang akan digelar September tahun 2020 merupakan momentum bagi orang Kolang untuk bangkit dan bersatu merebut kursi pimpinan tertinggi di Mabar.

Ia mengatakan, orang Kolang harus belajar berpolitik dari orang Kempo yang  selama ini selalu menjadi pemimpin di Mabar.

“Orang Kempo itu persatuannya tinggi sekali,” kata Anton saat sambutan pada acara tersebut.

Dari zaman dulu, kata dia, orang Kolang itu dikenal dengan sebutan “Bokak (leher) Kolang” di seluruh wilayah Manggarai.

Istilah “Bokak Kolang” ini, menurut Anton, mempunyai makna bahwa orang Kolang itu pandai berbicara di depan umum.

Namun, selama ini, kecerdasan orang Kolang itu belum teraktualisasi dalam dunia perpolitikan Manggarai Barat.

“Selama ini, belum ada orang Kolang yang jadi pemimpin di Mabar ini,” katanya.

“Oleh karena itu, mulai sekarang itu orang Kolang neka mbihi-mbeha (jangan tercerai berai),” katanya.

Nataru bersama Kontak itu juga diisi dengan kegiatan penghijauan di sekitar salah satu mata air di Kampung Wajur.

Kegiatan penghijauan itu untuk mengenang jasa Pastor Frans Meszaros SVD, misionaris Hongaria yang berjasa bagi pendidikan, pembangunan gerja, dan penghijauan di wilayah Kolang.

Ambrosius Adir

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here