RSUD Komodo Diduga Telantarkan Jenazah Pasien Covid-19 Asal Golo Leleng

Labuan Bajo, Ekorantt.com – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Komodo, Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) diduga menelantarkan jenazah pasien Covid-19 asal Kampung Indrong, Desa Golo Leleng, Kecamatan Sano Nggoang, Minggu (10/10/2021). Hal tersebut disampaikan keluarga pasien, Yosep Suhardi.

Kepada Ekora NTT, Senin (11/10) di Labuan Bajo, Yosep Suhardi mengaku peristiwa itu terjadi saat ia bersma keluarga melayat ke rumah duka Minggu pagi.

“Sampai di sana ternyata jenazah belum di kubur. Menurut pengakuan keluarga, jenazah hanya diantar oleh seorang seorang sopir sampai di lokasi penguburan. Tidak ada petugas yang datang dampingi,” ujarnya.

Suhardi mengatakan jenazah pasien dibiarkan tergeletak di lokasi kubur hingga sore hari. Warga dan keluarga takut untuk mendekati jenazah. Bahkan, gugus tugas Covid-19 setempat tidak berada di lokasi.

“Sampe sore waktu itu. Jenazah dibiarkan begitu saja. Keluarga takut untuk kubur jenazah. Karena informasinya kena Covid,” ujar anggota DPRD Mabar ini.

iklan

Suhardi meminta pemerintah melalui tim gugus harus memberikan informasi yang akurat kepada keluarga pasien. Sebab, jenazah sudah dibiarkan terlantar. Bahkan, keluarga terpaksa harus meniadakan prosesi adat saat penguburan jenazah.

“Kalau tidak pihak keluarga akan menuntut. Keluarga mengharapkan pihak rumah sakit harus menyampaikan secara terbuka. Kalau memang pasien Covid-19. Kenapa jenazahnya dibiarkan terlantar?,” ujar Ketua DPC Partai Gerindra Mabar ini.

Wakil Ketua II DPRD Mabar, Marselinus Jeramun mengaku geram jika dugaan tersebut benar. “Kalau itu benar maka harus secara moral Kadis Kesehatan dan Direktur Rumah Sakit mengundurkan diri,” tegas Jeramun.

Terpisah Direktur RSUD Komodo, dr Melinda Gampar berjanji pihaknya akan mengecek terkait informasi tersebut. “Saya cek dulu ya,” ujar dr. Melinda melalui pesan WhatsApp.

Sandy Hayon

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
TERKINI
BACA JUGA