SMKS St. Thomas Maumere Ajak Pelajar Peduli Nilai Adat

Maumere, Ekorantt.com – SMKS St. Thomas Maumere mengajak para pelajar untuk peduli dengan nilai-nilai adat yang diwariskan oleh nenek moyang. Nilai-nilai adat perlu dirawat sebagai pedoman hidup.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Sekolah SMKS St. Thomas Maumere, Agustino Lameng pada seminar sehari ‘Memelihara Moralitas Adat Dalam Pergaulan Remaja’ di Aula Aula SMKS St. Thomas Maumere pada Rabu, 12 Januari 2022.

Menurut Lameng, nilai-nilai adat leluhur perlu digali untuk diterapkan dalam pergaulan remaja masa kini.

Adapun tugas sekolah, jelas Lameng, adalah menjaga, merawat, dan menerapkan nilai-nilai adat sehingga pelajar dapat tumbuh menjadi pribadi yang berkualitas.

Diakuinya, ada kecenderungan moralitas anak merosot akibat pandemi. Nah, butuh penanaman nilai adat agar moralitas pelajar kembali terjaga.

iklan

Merosotnya moralitas remaja akibat pandemi diamini oleh Bupati Sikka, Fransiskus Roberto Diogo dalam sambutannya. Hal itu terjadi karena tak ada interaksi langsung selama pandemi.

Baginya, seminar tentang moralitas adat sangat penting. Tanpa nilai-nilai adat, kata Bupati Robi, hidup kita tidak berarti.

Menurutnya, nilai adat adalah satu kekuatan. Di tengah modernitas yang sangat terbuka, identitas kita sebagai orang Kabupaten Sikka harus tetap terjaga.

“Nilai-nilai adat perlu kita dorong di samping moralitas agama. Semua tidak bertolak belakang hanya caranya yang berbeda,” jelasnya.

Bupati Robi pun mengapresiasi seminar sehari moralitas adat yang digagas oleh SMKS St. Thomas Maumere.

Sementara itu, Praktisi Hukum Adat Victor Nekur menguraikan, ada syair adat nian tana (noweng naweng) tentang tumbuh kembang anak sejak bayi menuju pra remaja. Saat remaja bahkan sampai dengan saat untuk menikah secara adat.

Victor menjelaskan, adat memberikan nasihat baik dalam tutur kata, sikap, dan perbuatan manusia. Adat menuntun kita dalam komunikasi sosial baik dengan orang tua, kakak-adik, teman-teman, maupun para guru dalam konteks kehidupan sosial.

“Adat selalu mengajarkan kita untuk selalu berpatokan pada hati untuk menjaga nilai-nilai adat supaya tidak melanggar adat,” jelasnya.

Khusus untuk remaja, pungkas Victor, adat menyediakan rambu-rambu untuk selalu menjaga kemurnian tubuh.

TERKINI
BACA JUGA