Siswa Kelas XII SMA Negeri 1 Larantuka Ikut Pendampingan Pendidikan Karakter

Larantuka, Ekorantt.com ­– Usai melaksanakan Ujian Akhir Sekolah Tahun Pelajaran 2021/2022, peserta didik kelas XII SMA Negeri 1 Larantuka mengikuti pendampingan pendidikan karakter yang berlangsung dari Senin 21 Maret hingga Sabtu 26 Maret 2022.

Kepala SMAN 1 Larantuka, Yakobus Milan Betan ketika membuka kegiatan ini mengatakan bahwa, di tengah situasi dunia yang semakin marak dengan pelbagai dampak Ilmu Pengetahuan dan Teknologi, para generasi muda dituntut untuk berpegang teguh pada pendidikan karakter dan nilai-nilai moral keagamaan.

“Untuk itu, siswa perlu diberi ruang untuk pengembangan pendidikan karakter secara terprogramkan oleh sekolah secara berkesinambungan,” tandasnya.

Sementara itu, SMANSA Larantuka, kata Silvester Witin, melalui program Humas yang berkolaborasi dengan Kesiswaan, merasa perlu untuk menyelenggarakan pendampingan pendidikan karakter bagi siswa-siswi kelas XII.

Wakasek Humas SMA Negeri I Larantuka ini mengatakan pendidikan karakter adalah tuntutan penting yang perlu dilakukan oleh institusi pendidikan seperti sekolah.

iklan

“Mereka tidak lama lagi akan menyelesaikan sekolah di lembaga pendidikan ini. Jadi, pendidikan karakter yang diterapkan di setiap lembaga pendidikan dewasa ini merupakan tuntutan yang sangat urgen dan menjadi sebuah program yang niscaya dilakukan,” kata Silvester menjelaskan kepada Ekora NTT, Selasa (29/3/2022).

Lebih lanjut, Silvester menerangkan, pada prinsipnya pendidikan karakter adalah suatu usaha manusia secara sadar dan terencana untuk mendidik dan memberdayakan potensi peserta didik.

Dalam persepsi lain, kata Silvester, pendidikan karakter bertujuan untuk membangun karakter pribadi peserta didik sehingga dapat menjadi individu yang bermanfaat bagi diri sendiri dan lingkungannya.

“Pendidikan karakter termasuk aspek yang penting karena mengajarkan norma keagamaan, kesopanan serta norma-norma lainnya. Dewasa ini, pendidikan karakter itu dibutuhkan khususnya generasi muda yang kini sedang dalam proses dan upaya untuk menemukan eksistensi dan jati dirinya sebagai manusia individu dan makhluk sosial,” tambahnya.

Oleh karena itu, dalam konteks demikian, ujar Silvester, sebagai sebuah lembaga pendidikan, SMANSA Larantuka memutuskan untuk tetap melakukan pendampingan pendidikan karakter untuk para peserta didiknya.

“Kegiatan kali ini difokuskan pada kelas XII, yang tidak lama lagi akan menamatkan sekolahnya di lembaga pendidikan ini dan selama tiga hari dengan memberikan beberapa materi penting dan aktual kepada mereka sebagai generasi muda,” ungkapnya.

Adapun dalam kegiatan ini, Romo Ben Belawa, Pr membawakan materi “Remaja dan Masa Depan”. Materi lain juga diberikan oleh pihak Kepolisian Flores Timur mengenai “Tata Tertib Berlalulintas” dan materi “Remaja dan Bahaya HIV/AIDS” yang dibawakan langsung oleh Komisi Penanggulangan AIDS Kabupaten Folres Timur.

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
TERKINI
BACA JUGA