Siswi SMAS Katolik Frateran Podor Lolos Pertukaran Pelajar ke Amerika

Larantuka, Ekorantt.com – Prestasi membanggakan berhasil diraih SMAS Frateran Podor Larantuka.

Bagaimana tidak, salah satu siswinya, Maria Florida Knoba lolos seleksi untuk mengikuti program pertukaran pelajar ke Amerika.

Maria yang sekarang duduk di kelas X ini mengaku seperti mimpi karena dari proses seleksi, ia hanya sebisa mungkin untuk mendaftar.

“Rasanya belum percaya kalau saya lolos. Tapi ini sudah ada pengumuman dan saya dinyatakan lolos,” ujar Maria kepada Ekora NTT, Kamis, 17 November 2022.

Maria merupakan satu-satunya siswi dari SMAS Katolik Frateran Podor Larantuka yang dinyatakan lolos dalam program Youth Exchange and Study (YES).

iklan

Program ini akan dijalankannya selama setahun dan Maria dijadwalkan berangkat ke Amerika pada awal tahun 2023.

Maria berharap segala proses persiapan keberangkatannya ke Amerika berjalan dengan baik.

“Saya berharap tetap sehat dan saat ini lagi mendalami hal terkait budaya Flores Timur dan NTT agar bisa saya kisahkan juga kepada teman-teman di sana,” ucap Maria.

Sosok murah senyum kelahiran Maumere 12 Juni 2007 ini pun mengaku akan memperkenalkan tentang sekolahnya SMAS Katolik Frateran Podor sebagai salah satu sekolah unggul di Kabupaten Flores Timur dan NTT.

Maria yang hobi membaca novel dan mendengarkan lagu ini pun mengemukakan kesempatan ke Amerika jadi ajang ia memperdalam tentang ilmu entrepreneur.

“Cita-cita saya jadi entrepreneur yang bisa menyediakan lapangan pekerjaan bagi sesama. Saya akan manfaatkan momentum pertukaran pelajar ini untuk juga belajar sedikit-sedikit tentang ilmu itu di sana,” jelas Maria.

Kepala Sekolah SMAS Katolik Frateran Podor Larantuka Robertus Sabon Taka mengaku bangga dengan kesempatan yang diperoleh Maria Florida Knoba.

“Kami dari sekolah sangat bangga dengan kesempatan yang diraih ini,” kata Kepsek Robertus.

Sekolah, lanjut Kepsek Robertus, selalu memotivasi anak-anak untuk maju dalam segala bidang ilmu pengetahuan.

“Capaian dari Maria Florida Knoba adalah bagian dari program bina antar-budaya yang terus kami gaungkan di sekolah kiranya jadi kesempatan emas bagi Maria ketika ia nanti berada di Amerika,” ujar Kepsek Robertus.

Hal senada disampaikan Humas SMAS Katolik Frateran Podor Kristinus Ulu Moruk dan guru pendamping Yohana Christantty Golu Ritan.

Mereka menambahkan, pihak sekolah selalu mendukung penuh setiap usaha dari siswa-siswi yang mau terlibat dalam program pertukaran pelajar ini.

“Pihak sekolah selalu total dalam pendampingan dan memfasilitasi semua yang diminta panitia atau kedutaan untuk program ini,” ucap Kris dan Yohana.

TERKINI
BACA JUGA