SMKN 3 Maumere Tanamkan Karakter Berorganisasi Siswa Melalui Pemilihan OSIS

Maumere, Ekorantt.com – SMKN 3 Maumere menumbuhkan karakter berorganisasi siswa dengan menyelenggarakan pemilihan OSIS secara demokratis pada Sabtu (13/5/2023).

Kepala SMK Negeri 3 Maumere Alfrid Berlin Kedoh mengapresiasi kegiatan pemilihan OSIS dan menyebutnya sebagai cara meningkatkan karakter siswa sejak dini.

“Pemilihan OSIS untuk meningkatkan karakter siswa yang lebih baik. Lewat OSIS dapat melatih diri bagaimana cara memimpin dan berorganisasi yang baik dan andal,” ujar Alfrid.

“Kecerdasan yang dimiliki para siswa sebagai modal dasar untuk mengembangkan diri yang mengarah pada pengembangan sikap pengetahuan dan keterampilan,” tambahnya.

Merespon apresiasi Kepsek Alfrid, Maria Amelia Kartidja peserta didik dari Kelas XI Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ) berpasangan dengan Faustina T. Saronnita Peda dari Kelas X Multimedia I yang menamakan diri paket AMSA menyampaikan terima kasih kepada segenap warga sekolah.

iklan

Dengan tagline “Bekerja Bersama Bukan Menjadi Raja”, Maria dan Faustina menggeser paket I DECO dan Paket 2 INFA.

Wakasek Urusan Kesiswaan SMKN 3 Maumere Petrus Kpalet mengatakan, Paket AMSA berhasil meraih 242 suara.

“Paket AMSA berhasil meraih 242 suara dari 401 pemilih disusul paket nomor urut I DECO mengantongi 106 suara dan paket nomor 2 INFA hanya mampu merebut 53 suara,” katanya kepada Ekora NTT, Senin (15/5/2023).

Pice demikian disapa mengatakan, sebelum acara pemilihan, ketiga kandidat memaparkan visi, misi, dan program masing-masing paket selama satu tahun.

Dengan kemenangan tersebut, Maria dan Faustina merasa bersyukur atas kepercayaan yang tengah diberikan oleh lembaga SMKN 3 Maumere.

“Kami menjadikan OSIS SMK Negeri 3 Maumere sebagai organisasi yang aktif berlandaskan iman dan ketakwaan serta dapat menjadi penengah bagi siswa-siswi,” kata Maria diamini Faustin.

Adapun AMSA mengusung 5 misi sebagai berikut. Pertama, meningkatkan ketakwaan dan keimanan kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Kedua, meningkatkan hubungan baik antara warga sekolah. Ketiga, menjalankan program kerja OSIS secara bijak, aktif, dan bertanggung jawab.

Keempat, mampu menjadi wadah pengembangan dan pembelajaran diri dalam organisasi. Kelima, menciptakan organisasi yang SMART (Sigap, Menarik, Antusias, Rajin dan Teliti).

TERKINI
BACA JUGA